Adaro Bekali Puluhan Pengasuh TPA di Tabalong dan Balangan Upaya Cegah Stunting Sejak Dini

Puluhan pengasuh TPA di Tabalong dan Balangan mengikuti pelatihan Sibima terintegrasi program Tamasya yang digelar PT Adaro Indonesia (foto: pt adaro indonesia)

 

sekata.id, TANJUNG – PT Adaro Indonesia menggelar pelatihan Sistem Belajar Mandiri (Sibima) yang terintegrasi dengan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di Guest House Dahai PT Adaro Indonesia, Kamis (10/09/2026).

Bacaan Lainnya

lPuluhan pengasuh TPA di Tabalong dan Balangan mengikuti pelatihan Sibima terintegrasi program Tamasya yang digelar PT Adaro Indonesia (foto: pt adaro indonesia)Pelatihan Sibima terintegrasi program Tamasya ini diikuti 36 pengasuh taman penitipan anak (TPA) di Kabupaten Tabalong dan Balangan yang merupakan wilayah operasional Adaro.

Puluhan peserta ini berasal dari TK Tunas Bangsa Balangan, PAUD Sekolah Alam Sabarakawa Tabalong, TPA Rumah Semut Tabalong, PAUD Avicenna Tabalong, serta Sekolah Kembang Tumbuh Anak (SKTA) Smartkey Islamic Montessori.

Pelatihan ini, para pengasuh dibekali materi Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas), terutama tentang pengasuhan yang berkualitas, responsif, aman, serta mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Kalimantan Selatan, Azwin Rakhman Diny mengatakan, peningkatan kapasitas pengasuh menjadi bagian penting dalam program Tamasya.

“Pengasuhan di TPA semakin penting karena aktivitas orang tua bekerja semakin tinggi,” katanya.

Menurut Azwin, keterbatasan waktu orang tua bersama anak membuat TPA tidak cukup hanya menjadi tempat menitipkan anak, namun lingkungan TPA juga perlu mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan anak.

BKB Emas menjadi salah satu upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan keluarga dan pengasuh balita. Stunting terjadi ketika kekurangan gizi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Pengasuh di TPA memiliki peran karena anak menghabiskan sebagian waktunya di tempat pengasuhan. Karena waktu anak bersama orang tua semakin terbatas, TPA menjadi salah satu lingkungan penting bagi anak,” ujarnya.

Melalui BKB Emas, para pengasuh dibekali pengetahuan mengenai pengasuhan yang berkualitas, responsif dan aman, sehingga kebutuhan anak selama berada di TPA dapat lebih diperhatikan, termasuk dalam mendukung tumbuh kembangnya.

Sementara itu, CSR Department Head PT Adaro Indonesia Iwan Ridwan melalui CSR Section Head Aan Nurhadi menyampaikan, pembinaan pendidikan anak usia dini di wilayah operasional sudah dilakukan sejak lama.

Pembinaan ini dilakukan melalui program PAUD Berkarakter bersama Indonesia Heritage Foundation dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).

Pelatihan Sibima dan Tamasya ini menjadi bagian dari sinergi Adaro bersama BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kapasitas pengasuh.

“Mudah-mudahan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengasuh,” tutup Aan. (sah) Adv

Pos terkait