Dua Anak Muda di Tabalong Ini Tak Nyangka Lulus Beasiswa Kuliah ke Wuhu Institute of Technology China

Dua anak muda Tabalong, Alya Nur Azkiya (kiri) dan Kahfi Ahmad Gibrant (kanan) yang mendapatkan beasiswa kuliah ke Wuhu Institute of Technology China (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Sebanyak 16 orang asal Kabupaten Tabalong dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa pendidikan ke Wuhu Institute of Technology China.

Belasan penerima beasiswa ini merupakan anak muda Tabalong lulusan SMA sederajat yang berhasil lulus setelah melalui proses tahapan seleksi.

Bacaan Lainnya

Pemberian beasiswa ini sebagai tindak lanjut kesepakatan bersama antara Pemkab Tabalong dengan PT Conch South Kalimantan Cement dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Para penerima beasiswa kuliah ke China ini secara simbolis dilepas Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani di Balai Dandung Suchrowardi, Selasa (26/08/2025).

Selanjutnya, penerima beasiswa ini akan diberangkatkan dari Bumi Saraba Kawa Tabalong pada 28 Agustus 2025 menuju ke Wuhu Institute of Technology China.

Kahfi Ahmad Gibrant (18) yang menjadi salah satu penerima beasiswa ini tidak menyangka bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri

Anak muda yang akrab disapa Gibran ini merupakan lulusan MAN 1 Tabalong mengungkapkan, bahwa dirinya sempat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ke sejumlah perguruan tinggi dalam negeri.

“Sebelumnya ikut tes SNBT di Universitas Lombong Mangkurat dan Universitas Diponegoro memilih jurusan teknik lingkungan, hanya saja tidak lulus,” ucapnya

Ditambahkannya, dalam menempuh pendidikan di Wuhu Institute of Technology China dengan mengambil jurusan Mekatronika (Mechatronics Technology).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan pimpinan PT Conch yang telah memberikan kesempatan saya untuk bisa melanjutkan pendidikan di Wuhu Institute of Technology China,” tambahnya.

Di sisi lain, Alya Nur Azkiya(18), gadis lulusan MAN 1 Tabalong yang juga merupakan penerima beasiswa kuliah ke China.

Ia menceritakan, bahwa dirinya mendapatkan informasi beasiswa tersebut melalui platform media sosial TikTok dan disuruh orang tuanya untuk mendaftarkan diri.

“Sebelumnya belum pernah mendaftar ke perguruan tinggi dan memang tidak kuliah dan tidak menyangka bisa lulus,” ujar Alya. (sah)

Pos terkait