sekata.id, TANJUNG – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pertigaan RT 2 Desa Mangkusip, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, resmi dimulai, Senin (06/04/2026).
Jembatan Garuda yang dibangun ini menjadi akses jalan penghubung yang dimanfaatkan warga Mangkusip untuk pergi ke kebun hingga pelajar untuk pergi bersekolah.
Pembangunan Jembatan Garuda ini ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, didampingi Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Alan Primadi.
Selain itu, juga disaksikan Kasi Intel Kejari Tabalong, Hanis Aristya Hermawan, sejumlah Kepala SKPD Pemkab Tabalong, Camat Tanta, Rofik Aziddin, Kapolsek Tanta, Ipda Aris Sufariyadi, serta masyarakat setempat.
Program Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto dilaksanakan Kodim 1008/Tabalong dalam upaya peningkatan infrastruktur.
“Pembangunan jembatan perintis ini merupakan program strategis nasional dari presiden melalui TNI AD,” ungkap Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Alan Primadi.
Ia juga mengatakan, pihaknya diberikan perintah untuk mengerjakan pembangunan jembatan perintis Garuda dengan rentang waktu selama satu bulan sudah terbangun.
“Kami diberikan amanat, perintah untuk mengerjakan satu bulan, satu jembatan. Jadi kami sudah koordinasikan dengan PU, sehingga ada lima titik lokasi nantinya, termasuk groundbreaking hari ini,” katanya.
Dandim menambahkan, pengerjaan jembatan ini akan dilaksanakan personel TNI berkolaborasi dengan masyarakat untuk mempercepat pembangunan.
“Kami berpesan pada masyarakat, mari kita sama-sama jaga amanat dari presiden ini dalam rangka memberikan akses jalan yang layak,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, pembangunan jembatan perintis Garuda ini memiliki arti sangat penting bagi masyarakat.
Pasalnya, jembatan bukan hanya sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai penggerak roda perekonomian, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.
“Dengan terbangunnya jembatan ini nantinya, kami berharap dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mengurangi kesenjangan antardaerah, serta mendorong percepatan pembangunan di Tabalong,” katanya.
Menurutnya, program ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan serta bagian dari realisasi program prioritas Tabalong Smart.
“Jadi, kami punya program 100 Persen Jalan dan Jembatan Mantap, saya kira ini menjadi satu kesatuan yang perlu kita kolaborasikan,” ujar sosok yang akrab disapa H Fani ini.
Ia pun mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, TNI, swasta maupun masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal proses pembangunan ini agar dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, serta sesuai dengan kualitas yang diharapkan.
“Kepada pihak pelaksana kegiatan, saya berpesan agar senantiasa memperhatikan aspek keselamatan kerja, menjaga kualitas pekerjaan, serta meminimalisasi dampak lingkungan selama proses pembangunan berlangsung,” ajaknya. (sah)






