sekata.id, TANJUNG – Inovasi Remaja Upau Sehat Jiwa dan Mental (Resin) diluncurkan Puskesmas Upau di Kabupaten Tabalong sebagai solusi komprehensif dalam menangani kesehatan mental remaja.
Penerapan inovasi Resin ini dengan pendekatan terpadu yang memadukan tiga asesmen penting yaitu kecerdasan majemuk berbasis teori Gardner, faktor psikososial lingkungan, dan pemetaan gaya belajar.
“Jadi ini sebuah kombinasi yang belum pernah tersedia sebelumnya di tingkat puskesmas,” kata Kepala Puskesmas Upau, Evi Lidia, Senin (24/08/2026).
Kombinasi ini, Puskesmas Upau turut mendukung perkembangan jiwa remaja Upau dalam sisi pertumbuhan kognitifnya.
Dalam penerapannya selama tiga bulan pertama yang menunjukkan hasil signifikan dengan rata-rata 40 remaja berpartisipasi tiap bulannya, di mana 85 persen peserta berhasil mengidentifikasi gaya belajar dominan mereka.
Selain itu, inovasi ini tidak hanya bersifat kuratif, juga proaktif, dibuktikan dengan sistem jemput bola melalui kolaborasi dengan desa dan sekolah untuk memastikan aksesibilitas layanan.
Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk sesi konsultasi lanjutan dengan tenaga ahli, memungkinkan pendampingan yang menyeluruh sesuai kebutuhan individual.
“RESIN hadir sebagai jawaban atas tantangan perkembangan remaja Upau dari segi perkembangan kejiwaannya, dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek kognitif, psikososial, dan pedagogis,” jelasnya.
Ia menambahkan, inovasi Resin ini akan diperluas jangkauannya sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan dampak positifnya terhadap perkembangan remaja di wilayah kerja Puskesmas Upau. (sah)






