sekata.id, TANJUNG – Rendahnya capaian hasil literasi dan numerasin siswa di SDN Wikau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong menjadi perhatian khusus.
Berdasarkan hal itu, salah satu Guru SDN Wikau, Dian Andriyani dengan menerapkan inovasi Tongkrongan Kawan (Tong Kaca) sebagai wadah meningkatkan literasi numerasi siswa.
Dian menjelaskan, rendahnya hasil literasi numerasi ini karena kurangnya fasilitas perpustakaan yang manarik hingga keterbatasan akses buku bacaan yang sesuai usia.
“Dan juga kurangnya kebiasaan membaca di lingkungan keluarga menjadi faktor utama rendahnya budaya membaca siswa,” Selasa (12/08/2025).
Adapun inovasi ini berupa pojok baca yang menyenangkan dan santai di lingkungan sekolah, yang dapat diakses kapan pun oleh siswa yang sudah dimulai sejak 2024 lalu.
“Tong Kaca menjadi wadah siswa berkumpul, berdiskusi, dan menghidupkan budaya literasi sejak dini,” lanjutnya.
Tong Kaca ini didesain sebagai area yang ramah anak, santai dan menarik. Berisi rak buku, tempat duduk nyaman serta dikelilingi dekorasi yang memicu rasa ingin tahu.
Bahkan buku-buku disesuaikan dengan minat dan usia siswa sehingga siswa dapat membaca bersama teman, mendengarkan dongeng dan berbagi cerita.
Inovasi ini juga melibatkan guru sebagai fasilitator literasi dan orang tua sebagai penyumbang buku atau relawan pendongeng.
“Selain sebagai tempat baca, Tong Kaca juga digunakan untuk kegiatan literasi seperti lomba mendongeng, menulis cerita pendek dan pojok karya siswa,” ujar Dian.
Berdasarkan hasil survei pada April 2024 berdampak positif yang menunjukkan bahwa setelah enam bulan implementasi Tong KaCa di SD Negeri Wikau, terjadi peningkatan minat baca siswa sebesar 50 persen, yang ditunjukkan melalui keaktifan siswa mengunjungi area baca setiap hari.
Adanya penurunan jumlah siswa yang keluar sekolah saat istirahat karena sebelum inovasi, lebih dari 60 persen siswa keluar lingkungan sekolah saat istirahat.
Jumlah partisipasi komunitas sekolah dan orang tua dalam mendukung pengadaan buku untuk kegiatan literasi meningkat sebesar 65 persen dibanding sebelum adanya Tong Kaca capaian pada raport pendidikan sekolah pun khususnya literasi numerasi yang mengalami peningkatan yang signifikan. (sah)






