sekata.id, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten menggelar Sosialisasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Aston Tanjung City Hotel, Rabu (01/04/2026).
Sosialisasi keamanan PSAT ini diikuti para petani hortikultura, perikanan, dan lainnya yang berhubungan dengan pangan segar asal tumbuhan serta instansi terkait.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disampaikan secara daring dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan.
Kepala DKPPP Tabalong, H Fahrul Raji, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan halal.
“Kita menentukan kadar pangan itu aman dan sehat, tentunya kita melakukan uji sampel atau rapid test agar aman dikonsumsi,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan mensosialisasikan kepada pihak terkait keamanan pangan, terutama perizinan terhadap pangan dalam bentuk kemasan khusus.
Saat ini di Tabalong tercatat hanya ada 13 PSAT yang sudah melakukan perizinan terhadap hasil pertanian yang aman dikonsumsi dan higienis.
“Kami arahkan mereka supaya berizin, tetapi memang masih banyak yang belum karena para petani ada yang belum mengetahui berkaitan dengan perizinan ini,” ungkap Fahrul.
Ditambahkannya, untuk pangan hortikultura yang tidak dalam bentuk kemasan khusus, akan dilakukan pemeriksaan kadar kandungan pestisida.
“Jadi, kalau hasil pangan hortikultura yang tidak berkemasan akan diperiksa kadar kandungan pestisida di laboratorium pangan,” tambahnya. (sah)






