sekata.id, TANJUNG – Revitalisasi pasar tradisional mingguan yang berlokasi di RT 5 Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong kini sudah resmi selesai dikerjakan.
Tempat belanja yang dikenal dengan nama Pasar Bangkit Jangkung tersebut kini tak hanya dilengkapi fasilitas akses internet gratis, namun juga memiliki tampilan yang lebih modern dan megah.
Peresmian dan launching Pasar Bangkit Jangkung ini secara resmi dilakukan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Soleh, Jumat (24/07/2026).
Kegiatan peresmian ini turut dihadiri Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, perwakilan unsur Forkopimda, Camat Tanjung, Abdul Wahid, Lurah Jangkung serta pejabat lainnya.
Kepala DKUPP Tabalong, Soleh mengatakan, revitalisasi Pasar Bangkit Jangkung ini dilatarbelakangi karena selama beberapa dekade belum tersentuh pemerintah daerah.
“Jadi pasar ini secara tradisional berdiri secara sendiri, maksudnya ini tidak ada pengelola. Jadi setelah ada janji kampanye bupati bahwa pasar di desa akan diperbaiki semua,” katanya.
Soleh juga mengungkapkan, Pasar Bangkit Jangkung yang sudah berdiri dengan sangat megah ini akan dikelola oleh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Jangkung.
“KDKMP ini salah satu lembaga yang ada di desa ataupun kelurahan mempunyai akta pendirian notaris, sehingga mereka berhak untuk mengelola pasar untuk kebersihan, retribusi, parkir dan lainnya,” ungkapnya.
Ia beralasan, penunjukan KDKMP sebagai pengelola pasar dikarenakan sejak tahun 2025 tidak boleh ada penambahan sumber daya manusia (SDM).
“Jadi tidak diperbolehkan menambah SDM, bagaimanapun caranya supaya pasar ini terawat dengan baik, supaya bersih, aman, nyaman dan produktif, jadi dikelola KDKMP,” lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, revitalisasi fisik bangunan pasti merupakan wujud komitmen Pemkab Tabalong dalam mewujudkan visi Tabalong Smart.
“Kami ingin mengubah citra pasar tradisional yang dulu becek dan kumuh menjadi pasar yang layak, tertata, dan representatif melalui sebuah semangat dan jargon yang harus kita pegang bersama yaitu Pasar Bangkit Jangkung,” katanya.
Sosok yang akrab disapa H Fani ini juga mengapresiasi Kepala DKUPP Tabalong yang menggagas inovasi Pasar Bangkit (Bersih, Aman, Nyaman dan Produktif).
“Inovasi ini sangat strategis karena melibatkan KDKMP Jangkung sebagai mitra pengelola. Sinergi ini merupakan upaya kita untuk memaksimalkan pemanfaatan pasar dan peluang strategis untuk meningkatkan kualitas pengembangan KDKMP di masa mendatang,” ucapnya.
Ia juga menilai konsep desain pasar yang sejak awal dirancang secara terbuka yang dapat dimanfaatkan menjadi ruang terbuka publik selain menjadi pusat aktivitas jual beli.
“Jadi ini bukan saja menjadi pusat transaksi jual beli pada hari pasar saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan sosial budaya, keagamaan, hingga pendidikan,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pedagang sayur, Firdaus mengaku fasilitas baru pasar ini sangat membantu para pedagang untuk menjual barang dagangannya.
Hal itu mengingat, dirinya berjualan di sisi-sisi jalan dengan kondisi panas-panasan yang membuat barang dagangannya cepat layu.
“Alhamdulillah, setelah ada fasilitas baru ini, tempatnya teduh, hawanya dingin, tidak panas dan sayuran tidak cepat layu,” ungkapnya. (sah)






