Wujudkan Program Kampung Tangguh Bencana, PT United Tractors Jalin Kerja Sama dengan UPBS Bara

Penandatanganan kerja sama antara PT UT dengan UPBS Bara dalam mewujudkan Program Kampung Tangguh Bencana (foto: sah/sekata.id)

 

sekata.id, TANJUNG – PT United Tractors (UT) menjalin kerja sama dengan UPBS Bara, Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong dalam mewujudkan Program Kampung Tangguh Bencana.

Bacaan Lainnya

Kerja sama ini ditandatangani dengan penandatanganan oleh Site Operation Head PT UT, Heri Priyo Mahargyo dan Perwakilan Relawan UPBS Bara, Jali di Balai Dandung Suchrowardi, Senin (07/09/2026).

Penandatanganan ini disaksikan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah dan Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi.

Heri Priyo Mahargyo mengatakan, penandatanganan kerja sama dilatarbelakangi kesadaran perusahaan akan bisa berkelanjutan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Salah satu kerja sama ini, kami melihat di Tabalong ini sangat diperlukan dukungan dari perusahaan terhadap UPBS yang mandiri untuk membantu masyarakat,” katanya.

Adapun hal-hal yang dikerjasamakan di antaranya pembinaan UPBS agar dalam penanganan kebencanaan benar-benar aman dan kompeten.

Dalam proses pemadaman jika terjadi kebakaran, pihaknya juga akan mendukung peralatan yang dibutuhkan serta kebutuhan air saat melakukan pemadaman.

“Tentu edukasi dan mitigasi, kami juga melaksanakan tanggap darurat bersama-sama BPBD dan UPBS supaya masyarakat lebih tanggap dan bisa mencegah bencana seperti kebakaran, kalau pun ada bisa lebih tenang dan tidak ada korban,” ungkap Heri.

Ia juga menjelaskan, pemilihan UPBS Bara dalam kerja sama ini dengan pertimbangan dari hasil koordinasi dan rekomendasi dari BPBD Tabalong.

“UPBS Bara ini memang yang luar biasa aktif, kami ingin kerja sama ini keberlangsungannya lanjut, sehingga perlu rekomendasi dari pemerintah, dan itulah yang kami jalankan sekarang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi menyampaikan penandatanganan kerja sama ini menandai bahwa perlunya keterlibatan unsur pentahelix.

Pasalnya, pemerintah daerah saat keadaan darurat dalam menghadapi bencana tidak bisa berdiri sendiri, sehingga perlu bergerak bersama.

“Hari ini kita lihatkan, bagaimana pemerintah hadir bersama pelaku usaha dan masyarakat dalam hal ini UPBS. Tanpa kolaborasi, kita akan ada kendala dan mungkin ada kesulitan dengan penanggulangan bencana,” ucapnya.

Diharapkannya, kerja sama ini bisa menjadi cikal bakal pelaku usaha di Tabalong untuk turut juga melakukan kerja sama dalam penanggulangan bencana.

“Kami bersedia menjadi fasilitator untuk kerja sama yang dilakukan dengan UPBS yang ditunjuk maupun terkait program yang dikerjasamakan, sehingga bisa dilaksanakan bersama-sama,” harap Haris. (sah)

 

Pos terkait