Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Primer, Sekda Tabalong Tandatangani Sinergi Penguatan ILP

Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah menandatangani sinergi penguatan integrasi layanan primer (ILP) di Aston Tanjung City Hotel, Rabu (21/10/2026) (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama Adaro dan AlamTri Grup memperkuat upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer melalui program Penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Peningkatan kesehatan primer ini ditandai dengan penandatanganan prasasti komitmen sinergi penguatan ILP pada dua Puskesmas di Kabupaten Tabalong dan Balangan.

Bacaan Lainnya

Penandatanganan ini dilakukan Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, Wakil Bupati Balangan, H Akhmad Fauzi, Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie dan CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi di Aston Tanjung City Hotel, Rabu (21/10/2026).

Selain itu, juga dilakukan penyematan tanda kecakapan kader (TKK) bagi 30 kader posyandu sebagai bentuk apresiasi sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pelayanan kesehatan di masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas pada Kemenkes RI, dr Niken Wastu Palupi, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan pada Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, dr Marti Rahayu.

Kemudian, juga tampak hadir perwakilan Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, jajaran Pemkab Tabalong dan Balangan, perwakilan mitra kerja Adaro, kepala desa terkait, kader posyandu serta undangan lainnya.

Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah menilai bahwa peningkatan kualitas kesehatan perlu kerja sama semua pihak karena upaya meningkatkan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan dan kepedulian bersama.

“Kita semua tentu sepakat bahwa kesehatan menjadi salah satu hal mendasar dalam kehidupan masyarakat,” ucapnya saat membacakan sambutan tertulis Bupati Tabalong.

Menurutnya, pelayanan kesehatan harus semakin mudah dijangkau dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia dengan terus memperkuat kolaborasi.

“Kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut melalui langkah nyata di lapangan. Dengan begitu, manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, baik di Tabalong maupun Balangan,” ujarnya.

Hamida menegaskan bahwa Pemkab Tabalong akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, karena kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan daerah.

Di kesempatan yang sama, Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen untuk memperkuat layanan primer melalui peningkatan kapasitas kader posyandu, penguatan layanan kesehatan berbasis siklus hidup dan pencegahan stunting.

Sehingga diharapkan, sinergi lintas sektor dapat terus berlanjut untuk memastikan keberlanjutan program dan manfaatnya bagi masyarakat.

“Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga layanan kesehatan semakin mudah diakses dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Tabalong dan Balangan,” katanya.

Terpisah, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas pada Kemenkes RI, dr Niken Wastu Palupi mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan kualitas kader posyandu di Tabalong dan Balangan melalui penguatan ILP.

Menurutnya, Tabalong dan Balangan menjadi teladan dalam menerapkan ILP berdasarkan siklus hidup mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

“Jadi, dua Puskesmas, baik Mabuun maupun Paringin, ini sudah melakukan integrasi layanan primer. Untuk klaster-klasternya sudah sangat baik. Tadi saya lihat angka kematian ibu di dua puskesmas itu nol,” ujarnya. (sah)

Pos terkait