sekata.id, TANJUNG – Realisasi pelaksanaan program prioritas Tabalong Smart di Kecamatan Muara Harus terus mengalami peningkatan.
Hal itu disampaikan Sekcam Muara Harus, Riskanada saat peresmian Mini Waterboom di RTH Taman Wisata Edukasi Desa Harus oleh Bupati Tabalong, Rabu (18/06/2025).
Riskanada menyampaikan, kesiapan lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan lahan ketahanan terdata ada sebanyak tujuh desa se-Muara yang disediakan dan siap digarap, kecuali Desa Manduin yang mana lahan RTH masih proses negosiasi dengan pemilik lahan.
Selanjutnya, program Tabalong Pasti Sehat melalui kegiatan Homecare yang saat ini target sasaran di Muara Harus sudah mencapai 477 orang lansia.
“Jadi sudah tercapai 477 orang atau 100 persen lansia yang diperiksa oleh petugas Puskesmas Muara Harus dengan cara berkeliling mendatangi rumah ke rumah sesuai jadwal ditentukan,” jelasnya.
Kegiatan panen raya dalam mendukung ketahanan pangan sendiri, Muara Harus memiliki luasan sawah 640,58 hektare dengan jumlah produksi sebanyak 1,793 ton beras.
“Kebutuhan beras di Muara Harus hanya 745 ton, jadi ada kelebihan/surplus sebanyak 1.047 ton. Ini bisa dikategorikan berhasil panen,” katanya.
Realisasi program Jalan dan Jembatan Mantap, ada masih terdapat dua jembatan di Desa Harus RT 4 dan Murung Karangan RT 4 akan dilakukan perbaikan.
“Jembatan di Desa Harus saat ini sudah dilakukan perbaikan semi aspal, tetapi informasi dari dinas terkait, kedua jembatan tahun 2025 ini akan dilakukan perbaikan sesuai standar kelayakan jalan kabupaten,” lanjutnya.
Di sisi lain, program beli beras petani (Bela Tani) di Muara Harus bahwa para ASN berkomitmen dan akan berkolaborasi dengan Baznas mendukung program tersebut.
Beras yang yabg terkumpul akan dikelola Baznas untik disalurkan kepada warga yang kurang mampu dan berhak mendapatkan bantuan yang terdata dalam Silangkarr.
Program Mencetak 15 Ribu Tenaga Terampil ditargetkan pada tahun 2924 ini sebanyak 208 orang yang akan mengikuti pelatihan baik itu pelatih roda 4, alat berat, AC hingga Satpam.
Berikutnya, program Gerakan Masyarakat Jaga Lingkungan (Gema Jalin) setiap minggunya secara gotong royong melakukan pembersihan di tiga titik lokasi.
Tiga titik lokasi ini berada di TK Murung Karangan, SDN Murung Karangan dan SMPN 1 Muara Harus untuk persiapan mengikuti lomba UKS tingkat kabupaten.
“Seluruh stakeholder di Kecamatan Muara Harus sudah melakukan pembersihan lingkungan di zona yang ditentukan,” ungkap Riskanada.
Kemudian, program Satu Desa Satu Dai di Muara Harus, ada 14 Kafilah yang mewakili Tabalong mengikuti ajang MTQ tingkat Kalimantan Selatan 2025.
Terakhir, Muara Harus juga ada dua inovasi yakni Sapu Kurban untuk Masyarakat (Sapi Kurma) yang aksinya bekerja dama dengan pengurus masjid untuk mengakomodir ASN yang ingin berkurban.
Selanjutnya, ada Hari Ulang Tahun Anak Yatim Masal (Hatam) yang nantinya akan merayakan secara masal duemmas dalam kegiatan Festival Anak Sholeh.
“Insya Allah dilaksanakan bulan Agustus atau September sekaligus penyaringan kafilah untuk persiapan MTQ Tk. Kabupaten Tahun. 2025,” tutup Riskanada. (sah)






