sekata.id, TANJUNG – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong terus memperkuat tata kelola dan transformasi digital dengan menghadirkan inovasi Pelaporan Internal Terpadu dan Akuntabel (Pelita).
Inovasi ini dikembangkan oleh Kasubbag Keuangan DKUPP Tabalong, Lita Ernawati sebagai solusi atas kendala pengelolaan keuangan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual dan tersebar dalam berbagai file.
Inovasi Pelita ini bertujuan dalam rangka meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pelaporan keuangan di lingkungan perangkat daerah, khususnya DKUPP Tabalong.
Lita menjelaskan, inovasi ini merupakan sistem berbasis digital yang terintegrasi terkait seluruh data realisasi anggaran, honorarium, perjalanan dinas, hingga pengadaan barang dan jasa.
“Jadi melalui inovasi Pelita yang kini dapat dikelola dalam satu portal s.id sehingga lebih mudah dipantau secara real time,” jelasnya, Selasa (21/07/2026).
Pemanfaatan platform digital yang terhubung melalui portal Pelita, setiap bendahara, PPTK, dan pengelola kegiatan dapat melakukan input data secara langsung.
Sistem ini memungkinkan pimpinan memperoleh informasi keuangan yang cepat, akurat, dan terkini sebagai dasar pengambilan keputusan. Penerapan Pelita juga memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi kerja.
“Jika sebelumnya proses rekapitulasi laporan memerlukan waktu hingga 5 sampai 7 hari, kini penyusunan laporan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari,” katanya.
Ia menambahkan, selain mendukung percepatan pelaporan, inovasi ini juga sudah dimanfaatkan sebagai data pendukung audit BPK-RI, sumber data pelaporan e-Monev serta Penilaian Kinerja Anggaran Daerah (PIKAD) dan sebagainya.
“Ini juga sekaligus memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Tabalong,” tambah Lita.
Diharapkannya, kehadiran inovasi Pelita ini bisa menjadi komitmen DKUPP Tabalong dalam menghadirkan tata kelola keuangan yang modern, transparan, akuntabel, dan berbasis data guna mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas. (sah)






