sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong membuka peluang bagi putra-putri daerah yang ingin menempuh sekolah kedinasan di perguruan tinggi Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Polstat STIS) dan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) secara gratis.
Sekolah kedinasan ini dibuka melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabalong melalui jalur Pola Pembibitan (Polbit) yang akan diangkat langsung menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
Untuk kuota dan program studi pada dua perguruan tinggi kedinasan ini sebanyak enam orang meliputi Prodi D/IV Statistika pada Polstat STIS ada dua orang.
Kemudian, untuk Prodi D/IV Komputasi Statistik pada Polstat STIS ada dua orang dan Prodi D/IV Manajemen Keuangan Negara pada PKN STAN sebanyak dua orang.
Kepala BKPSDM Tabalong, Fauzan mengatakan, sekolah kedinasan melalui Polbit ini menindaklanjuti hasil kerja sama Pemkab Tabalong dengan instansi pusat.
“Jadi, tahun 2026, Pemkab Tabalong menerima format Polbit sekolah kedinasan dari perguruan tinggi Polstat STIS dan PKN STAN,” Kamis (27/08/2026).
Adapun tahapan pendaftaran sudah dibuka sejak 23 sampai 30 Agustus 2026 yang dilaksanakan secara transparan melalui halaman website resmi terpadu Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Proses pendaftaran kali ini di PKN STAN yang memprioritaskan untuk menjaring sumber daya manusia (SDM) lokal yang berdomisili di Tabalong bagi pendaftar.
Sedangkan, Polstat STIS dengan persyaratan yaitu pendaftar beserta orang tuanya harus merupakan warga dan berdomisili di Tabalong yang dibuktikan resmi melalui Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan KTP.
“Jadi pemerintah daerah dalam hal ini tidak ikut campur tangan dalam kelulusan seleksi. Seleksinya langsung dari pusat,” jelas Fauzan.
Lebih lanjut, bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi hingga menyelesaikan studinya akan ditanggung penuh Pemkab Tabalong untuk biaya selama masa pendidikan.
Lalu, setelah selesai menempuh pendidikan kedinasan dan dinyatakan lulus, maka secara otomatis akan diusulkan Kemenpan-RB untuk langsung diangkat menjadi CPNS dan ditempatkan di lingkungan Pemkab Tabalong.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu menutupi kebutuhan tenaga teknis spesifik di jajaran birokrasi Tabalong.
“Kehadiran lulusan Polstat STIS dan PKN STAN dapat langsung memperkuat kinerja instansi vital seperti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Inspektorat Tabalong,” ujarnya.
Fauzan menambahkan, selama proses pendaftaran hingga seleksi ini berlangsung pihaknya tidak memungut biaya apa pun, hasil kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan akademik dan hasil nilai tes mandiri peserta yang mengacu pada standar nasional.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan para calon pendaftar agar selalu waspada terhadap oknum penipu yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan sejumlah uang atas nama atau dalih apa pun,” tambahnya. (sah)






