Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Momentum Tabalong Raih Penghargaan Menuju Kabupaten Bersih

Apel peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tingkat Kabupaten Tabalong yang digelar di halaman Pendopo Bersinar (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong Kalimantan menggelar apel Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tingkat Kabupaten Tabalong di Halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Murung Pudak, Sabtu (28/02/2026) pagi.

Apel peringatan HPSN ini menjadi momentum yang sangat membanggakan, pasalnya Tabalong meraih peringkat 12 tingkat nasional dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah tahun 2025 dengan menyabet penghargaan Menuju Kabupaten Bersih.

Apel ini dipimpin langsung Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan turut dihadiri Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, para Kepala SKPD, unsur Forkopimda, dunia usaha serta petugas kebersihan yang turut membantu atas capaian prestasi kali ini.

Sebagai bentuk apresiasi kepada petugas kebersihan, dalam kesempatan itu Pemkab Tabalong menyiapkan undian dengan tujuh unit kendaraan roda dua serta undian menarik lainnya.

Selain itu, para petugas kebersihan baik itu yang bertugas akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari Pemkab Tabalong menjelang lebaran Idul Fitri.

Bupati Tabalong dalam sambutannya menyampaikan, bahwa penghargaan yang diraih ini merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh lapisan masyarakat Bumi Saraba Kawa.

“Walaupun tahun ini tidak ada yang mendapatkan Adipura, tetapi tahun ini sangat luar biasa, Tabalong termasuk dari 38 kabupaten kota yang mendapat penghargaan menuju kabupaten bersih,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, Tabalong berhasil meraih peringkat 12 nasional dengan predikat penilaian pengelolaan sampah dengan nilai 68,3.

“Jarak kita saat ini di peringkat 12, jadi dengan peringkat satu ini tidak terlalu jauh. Oleh karena itu, kami sangat optimis kami bisa meningkatkan lagi nilai yang ada,” katanya.

Sosok yang akrab disapa H Fani beralasan bahwa pihaknya juga telah menjalankan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan sampah mulai hilir hingga hulu.

Langkah strategis ini dengan melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan mulai tingkat TK hingga SMA sederajat baik kewenangan Kementerian, Disdik Provinsi ataupun kabupaten.

“Kami akan kolaborasikan bersama-sama melalui surat edaran yang kami keluarkan, setiap hari dilakukan pemilahan sampah selama 10 sampai 15 menit di masing-masing sekolah di setiap tingkatan,” jelasnya.

Selain itu, sinergi dan kolaborasi dengan dunia usaha yang ada di Tabalong, bahkan sudah menjalin kerja sama dalam pengelolaan limbah sampah perusahaan.

“Kami sangat optimis, karena sudah ada kerja sama, tetapi tinggal pelaksanaan atau implementasi yang lebih masif lagi,” lanjut Bupati.

Terakhir, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabalong juga turut dilibatkan sesuai arahan Presiden melalui program Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).

“Jadi setiap ASN harus melakukan bersih-bersih setiap Selasa dan Jumat, jadi seluruh kantor, seluruh lingkungan kerja harus dibersihkan selama 10 sampai 15 menit dan kami juga berharap seluruh desa bisa terbentuk bank sampah,” tutupnya. (sah)

Pos terkait