sekata.id, TANJUNG – Temu Forum Anak Daerah tingkat Kabupaten Tabalong digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB).
Temu Forum Anak Daerah ini diikuti 223 orang yang berasal dari forum anak daerah tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga kelurahan yang berlangsung di Gedung Informasi Pembangunan, Selasa (08/09/2026).
Kegiatan ini bertemakan Rangkul Perbedaan, Hentikan Perundungan: Ruang Aman untuk Semua Anak yang berfokus untuk mengampanyekan anti-bullying, toleransi, inklusivitas, dan empati antarsesama.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu wadah anak daerah untuk menjalin komunikasi, peningkatan kapasitas serta penguatan peran forum anak dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).
Temu Forum Anak Daerah ini dihadiri Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, Ketua TP PKK Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani beserta jajarannya.
Bupati mengapresiasi diselenggarakannya temu forum yang dinilai bahwa anak-anak di Tabalong mempunyai semangat untuk belajar, berkumpul, menyampaikan pendapat, dan ikut berbuat sesuatu untuk lingkungan di sekitarnya.
Menurutnya, tema forum kali ini juga dianggap sangat penting. Walaupun ada yang berbeda penampilan, kemampuan, karakter, kesukaan, maupun cara berpikir, namun perbedaan bukan alasan untuk saling mengejek atau menjauhi.
“Jangan sampai ada anak yang takut datang ke sekolah karena diejek, jangan sampai ada yang merasa tidak punya teman karena dianggap berbeda dan jangan sampai ada anak yang memilih diam karena takut menyampaikan apa yang dirasakannya,” ujarnya.
Ia juga mengajak anak-anak di Tabalong untuk berani menyuarakan pendapat, menghargai perbedaan, serta bersama-sama menghentikan praktik perundungan.
“Kalau melihat ada yang dirundung atau diperlakukan tidak baik, jangan ikut-ikutan, tetapi berani mengatakan bahwa itu perbuatan tidak benar,” ajaknya. (sah)






