sekata.id, TANJUNG – SMPN 3 Murung Pudak, Kabupaten Tabalong melakukan transformasi digital dengan mengembangkan sebuah inovasi dalam bidang layanan administrasi pendidikan.
Inovasi ini bernama Sistem Manajemen Administrasi Surat (Simarsurat) yang dikembangkan oleh Tenaga Administrasi SMPN 3 Murung Pudak, Imam Budi Santoso sebagai upaya modernisasi sistem persuratan agar lebih cepat, efektif dan transparan.
Simarsurat ini dirancang untuk membantu warga sekolah maupun masyarakat umum dalam proses surat-menyurat dengan SMPN 3 Murung Pudak.
Melalui aplikasi ini, instansi pemerintahan, swasta dan masyarakat dapat mengajukan surat resmi ke sekolah secara digital tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Semua proses dilakukan secara online sehingga lebih efisien dari segi waktu dan biaya,” jelas Imam, Sabtu (29/11/2025).
Dalam internal sekolah, Simarsurat ini menyediakan fitur lengkap bagi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, komite dan orang tua siswa dalam pembuatan surat.
Para pengguna cukup memilih jenis surat, dan sistem akan mengisi format secara otomatis sehingga proses menjadi cepat, praktis, akurat, dan bebas kesalahan teknis.
Selain itu, aplikasi juga menghadirkan fitur pelacakan (tracking) surat masuk dan surat keluar, sehingga status surat dapat terpantau secara transparan mulai dari tahap pengajuan, verifikasi, tanda tangan, hingga penerbitan.
“Dampaknya, tata kelola administrasi persuratan menjadi lebih tertib, efisien, dan akuntabel,” katanya.
Imam menegaskan bahwa aplikasi lahir sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan publik pendidikan.
“Kami ingin pelayanan administrasi di sekolah lebih mudah, cepat, dan dapat diakses kapan pun. Inovasi ini juga sejalan dengan slogan terbaru Kabupaten Tabalong yaitu Tabalong Smart, di mana pelayanan publik harus semakin modern, efisien, dan memanfaatkan teknologi,” tegasnya.
Lahirnya inovasi Simarsurat ini mendapat tanggapan positif dari Kepala SMPN 3 Murung Pudak, Teti Misnawati yang mendukung terwujudnya sekolah digital dan pelayanan cepat dan tepat bagi warga sekolah serta masyarakat umum.
“Kami bangga karena inovasi ini merupakan karya anak bangsa dari SDM sekolah sendiri,” ucapnya.
Selain itu, respons baik juga datang dari Kepala Desa Kasiau, Rahmat Fauzi yang mengungkapkan inovasi ini merupakan langkah besar dalam reformasi pelayanan publik berbasis teknologi.
“Digitalisasi layanan seperti Simarsurat sangat relevan dengan kebutuhan zaman dan mendukung visi Tabalong Smart. Kami berharap inovasi serupa dapat menginspirasi sekolah maupun institusi lain untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui teknologi,” ungkapnya.
Sementara itu, dukungan serupa datang dari kalangan akademisi, Septiadi Wirawan yang menilai Simarsurat sebagai inovasi yang berdampak langsung terhadap efisiensi kerja dan kualitas layanan pendidikan.
“Administrasi adalah wajah pelayanan sebuah lembaga. Dengan adanya Simarsurat, akses layanan menjadi lebih cepat, transparan, dan terukur. Inovasi ini patut diapresiasi karena tidak hanya memberi kemudahan, tetapi juga membentuk budaya kerja yang profesional dan modern,” jelasnya.
Kehadiran inovasi Simarsurat ini, SMPN 3 Murung Pudak menegaskan diri sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berkomitmen menjadi bagian dari kemajuan daerah melalui pelayanan pendidikan berbasis digital.
Sehingga diharapkan aplikasi ini terus dikembangkan dan menjadi contoh baik bagi sekolah-sekolah lain, baik di Kabupaten Tabalong maupun tingkat nasional. (sah)






