sekata.id, TANJUNG – Kehadiran perempuan dalam sektor ekonomi menjadi motor penggerak roda perekonomian keluarga dan daerah di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Hal itu disampaikan Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah saat membacakan sambutan Bupati pada Pembukaan Pelatihan Keterampilan bagi Perempuan di Gedung Saraba Kawa, Rabu (27/08/2025).
Menurutnya, pelatihan ini menjadi wadah yang luar biasa untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan dan pemberdayaan perempuan khususnya yang berperan sebagai kepala keluarga maupun sebagai pendukung ekonomi keluarga.
Sehingga perlu disadari perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar pembangunan daerah. Tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam lingkup sosial, ekonomi bahkan pembangunan bangsa.
“Saya yakin, ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan sejahtera, masyarakat akan maju dan daerah akan semakin kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam konteks pembangunan daerah terdapat dua peran utama perempuan yang sangat signifikan, pertama yaitu peran strategis dalam pembangunan ekonomi.
“Perempuan, terutama yang tergabung dalam kelompok produktif seperti PRIMA (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai usaha kecil, industri rumahan hingga usaha mikro dan menengah,” lanjutnya.
Kedua, peran strategis dalam pembangunan sosial yang juga menjadi agen perubahan sosial dengan membentuk karakter generasi penerus melalui pendidikan dalam keluarga, menanamkan nilai moral, etika dan budaya.
“Perempuan yang mandiri dan berdaya akan melahirkan anak-anak yang cerdas, sehat serta memiliki akhlak mulia. Inilah yang kita sebut dengan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah secara simbolis menyerahkan peralatan dan bahan praktek pelatihan ke perwakilan pengajar dan peserta. (sah)






