sekata.id, TANJUNG – Para korban musibah kebakaran yang terjadi di Kompleks Pertamina Blok S11 RT 20, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Bantuan ini berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong.
Bantuan ini pun diserahkan langsung Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, didampingi Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi, Kapolsek Murung Pudak, AKP Sunaryo, jajaran BPBD, jajaran Dinsos P3AP2KB Tabalong serta Lurah Belimbing kepada para korban yang terdampak kebakaran.
“Hari ini kami datang ke lokasi bencana kebakaran baru saja terjadi dalam rangka memberikan bantuan dari pemerintah daerah kepada 9 KK yang terdampak,” ungkap Bupati H Fani sapaan akrabnya saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin (09/03/2026) siang.
Penyerahan bantuan langsung ini sebagai wujud perhatian pemerintah dan memastikan warga yang terdampak bisa diberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah yang terjadi.
“Memang saat ini sudah musim panas, pancaroba ini masyarakat tetap waspada karena sangat rawan terkait bencana kebakaran dengan situasi saat ini,” katanya.
Ia pun juga mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat Bumi Saraba Kawa Tabalong untuk terus mengantisipasi bencana kebakaran.
Sementara itu, Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi mengatakan, pasca bencana kebakaran ini berdampak dengan mengalami kerugian terutama harta benda.
“Kami dari BPBD Tabalong berkoordinasi dengan Camat dan Kapolsek terkait pemenuhan dasar pengungsi,” katanya.
Upaya pasca bencana kebakaran ini, pihaknya memastikan sanitasi kebutuhan warga yang terdampak musibah segera bisa terpenuhi khususnya kebutuhan sandang dan pangan.
“Tadi Bupati sudah menyerahkan kebutuhannya, termasuk sembako, kemudian pangan juga akan kami perhatikan,” lanjut Haris.
Selanjutnya kebutuhan kesehatan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Camat agar pihak Puskesmas memeriksa kondisi warga yang terdampak, terutama dampak psikologis seperti trauma dan lainnya.
Lalu, juga menyiapkan tempat pengungsian yang layak atau tempat hunian sementara bagi warga yang terdampak jika masyarakat sangat memerlukan.
“Di sana nanti kebutuhannya akan dipenuhi terkait kontribusi makanan yang dikonsumsinya yang akan dipenuhi Dinas Sosial. Terkait peralatan sarana pendukung untuk pemenuhan kebutuhan dasar, BPBD akan siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya. (sah)






