Sekata.id, TANJUNG – Tiga Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani di Balai Dandung Suchrowardi, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan ini juga turut dihadiri Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Ketua DPRD, Riza Fahlipi, perwakilan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya.
Tiga JPT definitif di lingkungan Pemkab Tabalong ini yakni H Fauzan dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabalong.
Lalu, H Ahmad Baihaki resmi menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong.
Kemudian, Judid Ihsan Permana sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong.
Selain itu, juga ada jabatan administrator yakni para camat yang mengalami pergeseran di antaranya Camat Muara Harus, H Rudi Noor Erwan bergeser sebagai Camat Kelua dan Camat Bintang Ara, Jati Akbar mengisi jabatan Camat Muara Harus.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Haruai, Amrullah mengisi jabatan Camat Bintang Ara, Mulyadi yang menjabat Camat Haruai ini bergeser sebagai Camat Muara Uya dan posisi Camat Haruai digantikan Aidy Risyawal sebagai Camat Haruai.
Kemudian, Abdul Wahid yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dishub Tabalong, kini mengisi jabatan Camat Tanjung serta N Wirahadikusuma menjabat Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Tabalong.
Juga, ada pelantikan pejabat pengawas, pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas serta pengangkatan pertama dan perpindahan jabatan ke jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Tabalong.
Bupati Tabalong dalam sambutannya mengatakan, pelantikan yang dilakukan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan manajemen ASN.
“Ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan kinerja birokrasi serta memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menjelaskan penempatan jabatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kualifikasi serta pertimbangan kinerja dan integritas.
“Kami berharap pengisian seluruh kepala SKPD ini, maka tim kerja sudah lengkap dan kinerja kita akan meningkat,” jelasnya. (sah)






