sekata.id, TANJUNG – Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA KB) Kalimantan Selatan menyambangi Kabupaten Tabalong.
Rombongan TPK2D Kalsel ini datang ke Tabalong untuk melakukan penilaian peningkatan kualitas keluarga di Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (05/05/2026).
Rombongan tim penilai disambut Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Ketua TP PKK Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Ketua GOW Tabalong, Nur Dewi Juliantini, dan Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani.
Dalam penilaian peningkatan kualitas keluarga di Desa Masukau, juga hadir Kepala DPMD Tabalong, H Adityapula Nugraha, Kepala Disperkim, H Slamet Riyadi, Kepala DKPPP, H Fahrul Raji, Plt Kepala Dinkes, H Ahmad Baihaki, Camat Murung Pudak, Rony Saputra serta Kades Masukau, Khairullah.
Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga (KHPK) DPPPA Kalsel, Rosda mengatakan, tolak ukur keberhasilan pembangunan kualitas keluarga yaitu dengan indeks kualitas keluarga (IKK) yang terdiri dari 29 indikator yang terbagi dalam lima dimensi.
Kelima dimensi ini di antaranya kualitas legalitas struktur dengan 3 indikator, kualitas ketahanan fisik ada 3 indikator, kualitas ketahanan ekonomi ada 8 indikator, kualitas ketahanan sosial psikologi ada 6 indikator, dan kualitas ketahanan sosial budaya ada 6 indikator.
“Penghitungan IKK ini merupakan kebutuhan mendasar bagi pemerintah dalam rangka mengidentifikasi permasalahan keluarga,” katanya saat membacakan sambutan tertulis Kepala DPPPA KB Kalsel, Husnul Hatimah.
Ia juga mengungkapkan, hasil persentase menunjukkan Tabalong dengan nilai IKK 89.57 sebagai kategori responsif gender dan hak anak.
“Hasil ini menandakan kerja keras tim sudah membuahkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani menambahkan, kedatangan rombongan tim TPK2D Kalsel ini untuk mengetahui apa yang sudah dilakukan dalam peningkatan kualitas keluarga.
“Jadi kami hari ini menampilkan apa yang sudah kami lakukan dalam pembinaan oleh SKPD dan lembaga termasuk perusahaan hingga instansi vertikal terhadap 29 indikator yang terbagi dalam lima dimensi ini,” tambahnya. (sah)






