sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabalong kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga sekaligus pariwisata daerah melalui penyelenggaraan Tabalong Smart Open Tennis Tournament 2026.
Turnamen yang berlangsung pada 9 hingga 12 April 2026 ini digelar di Lapangan Tenis Taruna Tabalong dan diikuti peserta dari berbagai daerah, baik dari Kalimantan Selatan maupun luar daerah seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, secara resmi membuka Tabalong Smart Open Tennis Tournament 2026 Serie I di Lapangan Tenis Taruna pada, Jumat (10/04/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemkab Tabalong mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan olahraga sebagai upaya mendorong geliat sport tourism di daerah.
“Pemkab sangat mendukung event seperti ini. Tidak hanya tenis, tetapi cabang olahraga lain juga diharapkan dapat melaksanakan kegiatan serupa,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet lokal berprestasi.
Sementara itu, Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Tabalong, H. Akhmad Helmi, menyampaikan bahwa turnamen tenis akan rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet.
“Kami melakukan pembinaan berkelanjutan, mulai dari pemula, kelompok umur hingga atlet berprestasi. Selain latihan rutin, keberadaan turnamen juga sangat penting,” ungkapnya.
Habib Taufan optimistis, melalui penyelenggaraan turnamen yang konsisten akan lahir bibit-bibit atlet tenis baru dari Tabalong.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Budi Wahyono, menjelaskan bahwa turnamen ini digelar selama empat hari, dari Kamis hingga Minggu, dan merupakan bagian dari rangkaian serie sepanjang tahun 2026.
“Ini adalah Open Serie I. Selanjutnya akan digelar Serie II, III, dan IV,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian serie akan ditutup dengan babak final yang direncanakan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tabalong.
Peserta yang mengikuti turnamen ini berjumlah 58 pasangan, berasal dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi Open Prestasi, Intermediate Putra, dan Intermediate Putri.
Panitia berharap turnamen ini dapat meningkatkan jam terbang atlet tenis Tabalong sekaligus mendorong cabang olahraga lain untuk menggelar kegiatan serupa.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah). (ihn).






