sekata.id, TANJUNG – Tabalong Smart Open Tennis Tournament 2026 yang digelar selama 4 hari mulai dari 9 hingga 12 april 2026 secara resmi berakhir.
Berakhirnya turnament tenis ditutup langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf di Lapangan Tenis Taruna, Tanjung, Minggu (12/04/2026) sore.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi salah satu upaya pembinaan atlet melalui penyediaan wadah kompetisi untuk mengukur kemampuan mereka.
“Ini salah satu cara pembinaan kita agar atlet kita ini bukan sekedar latihan, tapi ada wadah dimana agar mereka skill mereka ketahuan dimana nih jadi ya lewat turnamen ini,” ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan tersebut sebagai hal yang positif karena dapat mendorong peningkatan geliat olahraga di daerah sekaligus memperkuat dukungan anggaran dari pemerintah.
“Ini kita anggap hal yang positif, kalau geliat olahraga makin rame maka anggarannya kita siapkan. Ada kurang lebih sekitar 500jt lah khusus untuk mengadakan turnamen tetapi bukan event satu ini saja tetapi bisa event dari cabor lainnya juga,” timpalnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet di daerah.
“Yang jelas kita berharap ini berkelanjutan dalam artian ini salah satu pembinaan kita,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Tabalong, H Akhmad Helmi, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan prestasi atlet melalui pembinaan berkelanjutan di berbagai tingkatan.
“Untuk Pelti Tabalong kita dikepengurusan yang ada berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan prestasi atlet tenis kita dari tingkat pemula, kelompok umur sampai yang berprestasi kita bina secara kontinue berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Wahyono menyampaikan bahwa pelaksanaan turnamen seri pertama berlangsung dengan lancar tanpa kendala yang berarti.
“Serie 1 kali ini Allhamdulillah berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” ucapnya.
Ini menambahkan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui sektor sport tourism.
“Kita berharap melalui kegiatan seperti ini bisa meningkatkan PAD melalui sport tourism, jadi ada peningkatan perputaran ekonomi dan adanya peningkatan keterampilan, skill atlet kita melalui event ini,” pungkasnya. (Ihn)






