sekata.id, TANJUNG – Dalam upaya memperkuat pendampingan tumbuh kembang anak sejak dini, Bunda PAUD Kabupaten Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus peninjauan ke sekolah Smartkey Islamic Montessori yang terletak di Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Dalam kunjungannya turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, Gt Judid Ihsan Permana, Senin (27/07/2026) pagi.
Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran pengurus, para pendidik, serta para siswa yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Istri Bupati Tabalong selaku Bunda PAUD menekankan bahwa pendidikan anak usia dini tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja.
Beliau menyampaikan gambaran umum dan pesan mendalam mengenai pentingnya rasa tanggung jawab bersama dalam mendidik generasi penerus.
“Semua pihak baik itu guru di sekolah, orang tua di rumah, hingga masyarakat di lingkungan sekitar harus hadir dan memposisikan diri sebagai orang tua bagi anak-anak kita. Anak-anak membutuhkan rasa aman, kasih sayang, dan keteladanan yang konsisten di mana pun mereka berada,” tegasnya.
Ia mengatakan, setiap anak harus merasakan kehadiran orang tua bukan hanya pada saat dirumah saja dan bukan hanya karna ada ikatan darah saja.
“Kalau dirumah, anak-anak kita memiliki orang tua yakni bapak dan ibunya, disekolah mereka punya orang tua yaitu guru dan mereka juga mempunyai orang tua Tabalong yakni saya sebagai Bunda Paud,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Smartkey Islamic Montessori, Mifta Nurul Jannah mengatakan merasa kunjungan Bunda Paud kali ini juga memberikan kesempatan terhdap pihak sekolah untuk menunjukkan bagaimana proses belajar yang diterapkan oleh sekolah.
“Dalam kunjungan ini, kami berkesempatan menunjukkan proses belajar-mengajar yang kreatif, ceria, dan berpusat pada anak. Kami juga sangat berterima kasih atas arahan, apresiasi, dan motivasi yang diberikan oleh Bunda PAUD demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Tabalong,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini juga, pihaknya merasa mendapatkan suntikan semangat untuk terus menciptakan inovasi dalam proses belajar mengajar.
“Dukungan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berinovasi, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.






