PKP Angkatan III Resmi Ditutup, Sekda Tabalong Serahkan Penghargaan ke ASN Peringkat Lima Besar

Lima ASN menerima penghargaan yang masuk dalam peringkat lima besar selama menjalani Pelatihan Kepimpinan Pengawas (PKP) angkatan III (foto: sah/sekata.id)

 

sekata.id, TANJUNG – Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan III bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi berakhir.

Bacaan Lainnya

Penutup PKP angkatan III ini secara resmi ditutup Bupati Tabalong yang diwakilkan Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah berlangsung di Aula BKPSDM Tabalong, Senin (24/08/2026).

Para peserta pelatihan dengan kurikulum yang disusun untuk membentuk kompetensi kepemimpinan pelayanan ini berjumlah 40 orang yang berasal dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Tabalong.

Kurikulum yang disusun yakni agenda Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara, Agenda Kepemimpinan Pelayanan, Agenda Pengendalian Pekerjaan serta Agenda Aktualisasi Kepemimpinan Pelayanan.

Kepala BKPSDM Tabalong, Fauzan menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan menggunakan metode Blended Learning yaitu pembelajaran yang memadukan pembelajaran secara klasikal dan nonklasikal.

“Selama proses pembelajaran, peserta diarahkan untuk menunjukkan kemampuan individual dan kemampuan kolaboratifnya, serta diminta untuk merencanakan dan mengimplementasikan aksi perubahan kepemimpinan pelayanan di instansinya masing-masing,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi akhir, puluhan peserta PKP angkatan III ini terdapat lima ASN Pemkab Tabalong yang masuk peringkat lima besar dalam penilaian.

Evaluasi akhir para peserta dengan memperhatikan lima aspek di antaranya aspek akademik dengan bobot 15 persen, sikap perilaku 15 persen, pembelajaran studi lapangan 20 persen, perencanaan aksi perubahan 20 persen serta implementasi aksi perubahan 30 persen.

Adapun peserta yang masuk peringkat lima besar yakni peringkat pertama Ahmad Masyhudi, peringkat kedua, Dimas Satrio Aji, peringkat ketiga Rizky Miraj Sandy, peringkat keempat Rini Hayati serta peringkat kelima Ida Robaiti.

Sementara itu, Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah mengatakan, bahwa pelatihan ini bukan hanya tentang menyelesaikan tahapan atau mendapatkan sertifikat.

Namun menurutunya yang tidak kalah penting yaitu bagaimana pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Sebagai pejabat pengawas, Bapak dan Ibu memiliki peran penting dalam memastikan pekerjaan di perangkat daerah berjalan dengan baik,” katanya saat membacakan sambutan tertulis Bupati Tabalong.

Ia pun berharap para peserta yang sudah mengikuti pelatihan agar kemampuan dalam memimpin, mengelola pekerjaan, membangun komunikasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan dapat semakin baik.

“Saya berharap ilmu dan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan di masing-masing perangkat daerah,” harapnya. (sah)

Pos terkait