sekata.id, TANJUNG – Delapan truk sampah setara 20 ton dibersihkan dari aliran sungai Mangkusip tepatnya di Desa Padangin RT, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Sabtu (22/02/2025).
Sampah-sampah ini dibersihkan secara gotong royong oleh sejumlah aparat pemerintah kecamatan tanta, koramil, polsek, pihak desa, karang taruna, perusahaan swasta, UPBS hingga forum pemuda.
Aksi gotong royong membersihkan sungai Mangkusip ini digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.
“Jadi hari ini kami berhasil mengangkut sampah sebanyak 8 truk, setara 20 ton sampah yang didominasi sampah batang bambu,” kata Kepala DLH Tabalong, H Slamet Riyadi.
Dalam kegiatan ini, para peserta dibantu unit truk yang memiliki fasilitas winch untuk memudahkan memungut sampah batang bambu yang menyumbat arus sungai.
Bahkan para peserta harus menceburkan diri untuk mengaitkan tali sling winch ke sampah yang menutupi aliran sungai Mangkusip.
“Jadi mereka menarik sampah sisa-sisa batang pohon yang menggangu aliran sungai dan akan diangkut ke dalam truk,” jelasnya.
Slamet berharap, aksi bersih-bersih sungai Tabalong terutama anak sungai Mangkusip ini terjaga dari tumpukan sampah.
“Mudah-mudahan bisa bersih dari sampah karena masyarakat memanfaatkan sungai untuk konsumsi terutama bersih-bersih dan untuk keramba ikan,” harapnya.
Sementara itu, Camat Tanta, Ady Fajar mengungkapkan, bahwa kondisi sungai Mangkusip banyak dahan pohon yang masuk sampai ke aliran sungai dan ada jembatan-jembatan kecil.
Hal tersebutlah yang membuat aliran sungai Mangkusip tersumbat hingga menimbulkan adanya penumpukan sampah.
“Kami terus menerus mengedukasi masyarakat agar tetap mencintai dan peduli sungai,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengapresiasi dilaksanakannya gotong royong membersihkan sungai Mangkusip pad puncak peringatan HPSN 2025.
“Tentunya juga ini untuk mengedukasi masyarakat mencintai sungai dan lakukan pemilhan sampah dengan melibatkan bank sampah,” ucapnya. (sah)






