Dihadiri Perwakilan Sekolah Jenjang SD hingga SMA, Bupati Tabalong Sosialisasikan Program Beasiswa Seribu Sarjana

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani memimpin kegiatan sosialisasi program Beasiswa 1.000 Sarjana (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong mensosialisasikan program Tabalong Smart salah satunya Beasiswa 1.000 Sarjana di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Jum’at (20/06/2025).

Sosialisasi dipimpin langsung Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan dihadiri sejumlah perwakilan sekolah dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat.

Bacaan Lainnya

Bupati Tabalong menjelaskan, bahwa program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan sunber daya manusia yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Pasalnya Tabalong sendiri dikenal dengan sumber daya alam yang melimpah, penghasil devisa yang beda hingga berpotensi menambahkan angggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Tetapi SDM kita masih kurang, indeks pembangunan manusia masih di posisi 9,13 untuk rata-rata lama sekolah anak-anak,” jelasnya

Salah satunya menciptakan SDM yang berkualitas, perlu peningkatan IPM dengan cara memberikan beasiswa 1.000 sarjana bagi generasi muda di Tabalong.

“Dengan pemberian beasiswa ini bisa menjadi sarjana berkualitas yang nanti out came (hasilnya) memberikan manfaat yang besar untuk Tabalong,” lanjut H Fani.

Target sasaran program beasiswa ini untuk pemuda berprestasi, kurang mampu yang sedang atau menempuh pendidikan di perguruan tinggi serta yang akan dan sedang menempuh pendidikan keagamaan.

Untuk kategori berprestasi ini terbagi menjadi dua di antaranya prestasi akademik dengan kriteria peringkat pertama sampai ketiga di sekolah, sedangkan non akademik ini berprestasi di bidang olahraga, keagamaan dan lainnya.

Pemkab Tabalong telah melakukan kerja sama dengan lima perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Institut Teknologi PLN dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Kami sudah ada kerja sama dengan perguruan tinggi negeri yang saat ini, tetapi nanti akan terus kami lanjutkan,” ujar H Fani

Diketahui, untuk persyaratan beasiswa yakni warga Tabalong yang dibuktikan dengan akta kelahiran, KTP atau kartu identitas lainnya, berusia minimal 16 sampai 30 tahun saat pendaftaran.

Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain baik yang bersumber dari pendapatan dan belanja negara, APBD atau lembaga swasta lainnya, bersedia mengikuti seluruh proses seleksi dan pembinaan yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah atau mitra perguruan tinggi lembaga pendidikan keagamaan.

Terakhir, membuat surat pernyataan kesediaan mengembalikan dana beasiswa apabila terbukti memberikan data yang tidak benar atau tidak melanjutkan pendidikan tanpa alasan yang sah.

Sementara untuk jenis beasiswa pemuda berprestasi yang akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi meliputi uang pangkal atau istilah lainnya, uang kuliah tunggal dan uang saku

Beasiswa pemuda berprestasi yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi meliputi uang kuliah tunggal dan uang saku.

Beasiswa pemuda berprestasi dari keluarga tidak mampu yang akan dan sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi akan diberikan uang kuliah tungal, uang saku, uang transport dan uang penunjang pendidikan khusus untuk program beasiswa pembiayaan kuliah pada Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung.

Beasiswa pemuda berprestasi yang menempuh pendidikan keagamaan yang akan dan sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang akan mendapatkan uang penunjang pendidikan, uang saku, uang pangkal dan uang transport.

Sedangkan beasiswa jenjang SD dan SMP yang terbaik dalam kategori berprestasi, kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan pemberian uang beasiswa. (sah)

Pos terkait