sekata.id, TANJUNG – Prestasi yang diraih Kabupaten Tabalong sebagai peringkat ke-12 tingkat nasional dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah tahun 2025 menjadi momentum yang sangat membanggakan.
Penghargaan ini diberikan Menteri Lingkungan Hidup atau Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq yang diterima langsung Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani.
Keberhasilan Tabalong ini diarak oleh ratusan petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong dengan membawa keliling piala sertifikat Menuju Kabupaten Bersih.
Pawai arak-arakan ini dilepas Bupati Tabalong didampingi Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, Kepala DLH Tabalong, Erfin Nirza Siregar, unsur Forkopimda di halaman Pendopo Bersinar, Sabtu (28/02/2026).
Rute pawai ini dimulai dari Pendopo Bersinar menuju Kota Tanjung dan dilanjutkan menuju Tugu Monumen Tanjung Puri atau Tugu Obor Mabuun serta finis kembali di Pendopo Bersinar.
Kepala DLH Tabalong, Erfin Nirza Siregar mengatakan, petugas kebersihan di Tabalong saat ini ada sebanyak ratusan orang.
“Kurang lebih sudah ada 700 orang,” katanya saat diwawancarai sejumlah awak media.
Erfin menjelaskan, sarana dan prasarana dalam pengelolaan sampah di Tabalong tahun ini mendapatkan bantuan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dari pemerintah pusat.
“Tahun 2026 ini, kita mendapat TPST bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp126 miliar yang lokasi berada di samping TPA Bongkang,” jelasnya.
TPST nantinya akan difungsikan untuk sampah-sampah yang tidak semua dapat direduksi dibuang ke TPA akan dikelola kembali atau diolah kembali.
“Jadi sampai tersebut nantinya akan diolah kembali atau prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) lebih ditekankan di dalam TPST itu sendiri,” ujar Erfin.
Ditambahkannya, terkait penyampaian Bupati Tabalong untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi petugas kebersihan dengan besaran satu bulan gaji.
“Kalau THR itu biasanya satu bulan gaji,” tambahnya. (sah)






