sekata.id, TANJUNG – Sebuah terobosan muncul dari putra daerah asal Kabupaten Tabalong yang berhasil mengembangkan sistem monitoring untuk mengawal visi misi kepala daerah.
Putra daerah Tabalong ini yaitu Rahmad Hidayat dengan melalui perusahaannya Inotive Technology ini mengembangkan sistem yang canggih bernama Sistem Monitoring 7 Program Prioritas.
Sistem ini dirancang khusus untuk memantau dan mengevaluasi secara transparan implementasi 7 Program Prioritas Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani
Rahmad Hidayat menjelaskan, bahwa sistem ini wujud komitmen Inotive Technology untuk mendukung terwujudnya visi misi Tabalong yang lebih maju, akuntabel dan transpran.
“Kami melihat adanya kebutuhan akan alat yang efektif untuk memastikan setiap janji yang telah disampaikan kepada masyarakat dapat dimonitor perkembangannya secara jelas dan real-time,” jelasnya, Sabtu (12/10/2025).
Melalui Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengevaluasi efektivitas program, mengidentifikasi kendala dan pada akhirnya mempercepat pencapaian target.
Adapun kapabilitas untuk memonitor ketujuh program prioritas Bupati Tabalong secara mendalam meliputi:
1. 1 Desa 1 Wifi: Menampilkan target dan realisasi pemasangan WiFi desa dan kelurahan, status lokasi WiFi aktif/tidak aktif, serta grafik capaian target dan data lokasi RTH (Ruang Terbuka Hijau) dengan WiFi.
2. 1 Desa 1 Da’i: Menyajikan data total calon da’i yang sedang studi, daftar mitra pesantren dan lokasi studi, statistik pertumbuhan da’i, serta data lengkap jenjang dan asal desa da’i.
3. Tabalong Pasti Sehat: Memonitor capaian UHC (Universal Health Coverage), jumlah pasien per fasilitas dan per kecamatan, statistik kapasitas rawat inap RS dan Puskesmas, serta peta kunjungan layanan kesehatan ke rumah pasien (homecare).
4. 1.000 Beasiswa Sarjana: Menampilkan total mitra kampus dan sebarannya di seluruh Indonesia, grafik jumlah penerima beasiswa per kampus, serta informasi pendaftar, realisasi beasiswa, dan tantangan lapangan.
5. 15.000 Tenaga Terampil: Menyajikan jumlah peserta pelatihan dan tingkat kelulusan, jenis pelatihan yang paling diminati, serta daftar mitra lembaga pelatihan. Sistem ini juga memastikan setiap peserta terdaftar berdasarkan NIK untuk menghindari data ganda.
6. Jalan dan Jembatan Mantap: Memuat total panjang jalan dan jembatan, laporan masyarakat terkait kerusakan, grafik status jalan mantap vs tidak mantap, serta realisasi per kecamatan secara detail.
7. Kredit Modal untuk UMKM dan Petani: Menampilkan kuota dan realisasi dana kredit, jumlah pelaku UMKM dan petani yang mengakses dana, sebaran data penerima kredit berbasis peta, serta statistik kredit per kecamatan dan per sektor.
Menurut Rahmad, dengan antarmuka yang intuitif dan fitur-fitur yang komprehensif sistem tersebut dirancang untuk menjadi alat bantu strategis bagi Pemkab Tabalong.
Pasalnya, sistem ini memungkinkan akses data yang akurat, analisis kinerja program serta visualisasi progres yang mudah dipahami, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan berdasarkan informasi yang valid.
Inotive Technology berharap dapat menjalin kerja sama dengan Pemkab Tabalong untuk mengimplementasikan sistem ini secara resmi.
“Kami siap mempresentasikan lebih lanjut kapabilitas sistem kami kepada Bapak Bupati dan jajaran pemerintah daerah. Kami yakin, dengan sinergi antara inovasi teknologi dan komitmen pemerintah, Tabalong Smart (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan) akan terwujud,” ujarnya. (sah)






