Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemkab Tabalong, Belasan Anak Muda Ikuti Pelatihan Servis Sepeda Motor Injeksi

Penyerahan perlengkapan pelatihan berbasis kompetensi servis sepeda motor kepada perwakilan peserta (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Para anak muda di Kabupaten Tabalong mengikuti pelatihan berbasis kompetensi untuk kejuruan Servis Sepeda Motor Injeksi.

Pelatihan ini digelar Disnaker Tabalong melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung yang berkolaborasi dengan PT Saptaindra Sejati (SIS) Jobsite Admo melalui program CSR.

Bacaan Lainnya

Pelatihan servis sepeda motor injeksi ini pun secara resmi dibuka Plt Kadisnaker Tabalong, Hady Ismanto di Aula BLK Tanjung, Rabu (03/09/2025).

Kepala BLK Tanjung, Agoes Noor Zain mengatakan, pelatihan ini sebagai wujud kerja sama dunia usaha dengan Pemkab Tabalong mendukung program prioritas yaitu mencetak 15.000 Tenaga Terampil khususnya di 20 desa operasional perusahaan.

“Pelatihan ini sumber dana seluruhnya bersumber dari dana CSR PT Saptaindera Sejati Jobsite Admo. Para peserta akan mendapatkan ATK, seragam praktek, kaos olahraga, sepatu safety, uang saku dan sertifikat BNSB,” katanya.

Untuk peserta pada saat pendaftaran berjumlah 79 orang. Setelah dilakukan tes tertulis dan wawancara diambil sebanyak 17 orang dari 20 desa operasional perusahaan.

Pelatihan ini dilakukan selama 37 hari sejak 3 September sampai 24 Oktober 2025 yang terdiri dari 240 jam pelatihan (JP) dengan rincian materi industri sebanyak 40 JP dan materi umum 16 JP.

“Untuk instruktur ada sebanyak dua orang. Ada instruktur ahli pertama UPT BLK Tanjung dan instruktur outsourcing. Kemudian untuk materi industri sebanyak 40 JP, kami akan mengundang tim atau instruktur dari PT Honda,” ungkapnya Agoes.

Di sisi lain, Section Head External Relation and Security PT SIS, Fecky Ronald Umboh menjelaskan, program ini merupakan salah satu wujud perusahaan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat dengan pemberian pelatihan.

Pasalnya, permasalahan jumlah angka pengangguran setiap berjalannya waktu selalu bertambah yang tidak sebanding dengan kebutuhan lapangan kerja baik swasta ataupun pemerintahan.

“Ini salah satu yang kami lakukan untuk mengurangi angka tersebut dengan menciptakan tenaga terampil yang siap bekerja dan ini juga mendukung program unggulan bupati Tabalong,” jelasnya.

Diharapkannya, para peserta mengikuti pelatihan dnegan benar sampai berakhir agar menjadi calon tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing dan siap untuk mengisi kebutuhan industri.

“Mudah-mudahan para peserta pada saat praktek dan setelah lulus nanti, terus mengembangkan, terus belajar agar bisa menjadi mekanik-mekanik yang handal servis sepeda motor,” harap Fecky. (sah)

Pos terkait