Jaga Stabilitas Sosial, Kesbangpol Tabalong Tingkatkan Pemahaman Politik Masyarakat

Kesbangpol Tabalong menggelar Pendidikan Politik bagi Masyarakat di Emerald Lounge dan Meeting Room, Selasa (25/11/2025) (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong menggelar Pendidikan Politik bagi Masyarakat di Emerald Lounge dan Meeting Room, Selasa (25/11/2025).

Pendidikan politik ini bertemakan Sinergi Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Forum Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sosial dan Ketahanan Politik Daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan ini sebagai narasumber disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tabalong, H Abubakar Sidiq, Kodim 1008/Tabalong, Polres Tabalong dan Kejari Tabalong.

Sementara para peserta merupakan perwakilan dari tokoh adat, tokoh agama serta forum kemasyarakatan.

Adapun materi yang disampaikan tentang peran Polri dalam membangun stabilitas keamanan dan mendorong politik daerah, pendidikan bela negara, menjaga stabilitas sosial dan ketahanan politik daerah serta pemilu sebagai sarana demokrasi.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tabalong yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Tabalong, Arbuansyah menyampaikan kegiatan ini mempunyai peran penting dalam upaya peningkatan pemahaman serta kesadaran politik masyarakat.

Pemahaman politik masyarakat ini khususnya terkait perumusan kebijakan teknis, pemantapan pelaksanaan pendidikan politik, penguatan etika budaya politik, serta peningkatan kualitas demokrasi di daerah.

“Di sinilah peran tokoh agama, tokoh adat, dan forum masyarakat menjadi sangat penting. Sebab ketiga unsur ini merupakan pilar moral, sosial, dan budaya yang selama ini menjadi pembentuk karakter masyarakat Tabalong,” ucapnya.

Menurutnya, tantangan dinamika sosial dan politik saat ini semakin kompleks di era keterbukaan informasi, perbedaan pendapat sering kali dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk memecah belah masyarakat.

“Oleh sebab itu, pendidikan politik menjadi instrumen kunci untuk membangun kemampuan masyarakat agar mampu menilai isu politik secara rasional, beretika, dan tetap dalam koridor persatuan,” ujar Arbu.

Ia pun menekankan bahwa pendidikan politik bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat.

Sehingga mampu untuk berpikir kritis terhadap isu publik, bijak dalam bermedsos, menghargai perbedaan pendapat, serta aktif terlibat dalam pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap terbentuknya pemahaman politik yang sehat, inklusif, dan beretika di tengah masyarakat. Mari kita jaga Tabalong sebagai daerah yang damai, rukun, dan kuat secara sosial politik,” harapnya. (sah)

Pos terkait