Lelang Terbuka JPT Pratama, Bupati Tabalong Serahkan Semua Hasilnya ke Pansel

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Tiga kandidat terbaik seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong ditetapkan.

Penetapan tiga kandidat terbaik ini hasil dari keseluruhan tahapan penilaian yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) yang akan menduduki jabatan pimpinan definitif.

Bacaan Lainnya

Adapun seleksi terbuka atau lelang jabatan JPT ini di antaranya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Sedangkan para kandidat yang akan mengisi jabatan strategis ini berdasarkan surat pengumuman Nomor: 18/PANSEL.JPT-TAB/IV/2026 tertanggal 13 April 2026.

Untuk jabatan Kepala BKPSDM, tiga kandidat terbaik yakni Fauzan saat ini menjabat Sekretaris BKPSDM Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana saat ini menjabat sebagai Kabag Tapem Setda Tabalong dan Verawati Ramli yang saat menjabat sebagai Inspektur Pembantu I Inspektorat Tabalong.

Berikutnya, jabatan Kepala Dinkes, ada H Ahmad Baihaki yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Tabalong, Ida Hastutiningsih yang menjabat sebagai Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Tabalong serta Rofik Aziddin yang menjabat sebagai Camat Tanta.

Terakhir, jabatan Kepala Disdikbud, ada Katharina Dike Sovia Luci yang menjabat sebagai Sekretaris Disporapar Tabalong, Masdulhak Abdi yang menjabat sebagai Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Tabalong serta Gusti Judid Ihsan Permana saat ini menjabat sebagai Kabag Tapem Setda Tabalong.

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, pihaknya masih menunggu surat persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait siapa yang akan menduduki jabatan definitif.

“Dalam proses ini kami menunggu persetujuan BKN. Hasil dari Pansel ini akan dikeluarkan surat dan selambat-lambatnya nanti Mei ini sudah definitif,” katanya.

Ia juga menegaskan, kandidat yang mengisi tiga jabatan strategis sepenuhnya diserahkan ke pihak Pansel tanpa mengintervensi proses tahapan seleksi terbuka ini.

Bahkan sosok yang akrab disapa H Fani ini juga memberikan kebebasan bagi para ASN yang ingin mengikuti seleksi terbuka dan membebaskan Pansel untuk mencari kandidat terbaik.

“Pansel pun saya berikan kebebasan untuk mencarikan yang terbaik menurut mereka, saya harus menghormati hasil-hasil yang disampaikan mereka. Oleh karena itu, saya tidak ada intervensi apa pun, hasil dari Pansel kami serahkan langsung ke BKN,” tegasnya. (sah)

Pos terkait