sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan keterampilan yang disiapkan.
Kali ini, dalam upaya peningkatan kualitas SDM, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jumat (24/04/2026).
Bupati didampingi Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto. Kunjungan ini sebagai langkah awal penjajakan kerja sama strategis di bidang pelatihan vokasi untuk peningkatan kualitas SDM Tabalong.
Dalam kunjungannya, sosok yang akrab disapa H Fani ini meninjau secara langsung sejumlah program pelatihan unggulan yang dilaksanakan BBPVP Bekasi.
Salah satu di antaranya pelatihan barista, pembuatan roti, pembuatan kue dan cookies, serta pengolahan makanan komersial.
Selain keterampilan produksi, peserta pelatihan juga dibekali kemampuan penyajian produk dan teknik pengemasan sehingga mampu memenuhi standar kebutuhan pasar kerja dan industri.
Program pelatihan di BBPVP Bekasi juga menunjukkan komitmen terhadap inklusi sosial, yakni melibatkan peserta penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan pengembangan keterampilan secara profesional.
Bupati Tabalong mengapresiasi kualitas pelatihan yang dilaksanakan di BBPVP Bekasi serta menyatakan ketertarikannya untuk segera menjalin kerja sama.
“Kami tadi sudah melihat langsung pelatihan barista, chef, dan pembuatan roti yang benar-benar profesional. Bahkan sampai pada tahap penyajian juga diajarkan,” ucapnya.
Menurutnya, pelatihan yang disiapkan BBPVP Bekasi ini merupakan kebutuhan pasar saat ini sehingga menjadi daya tarik terhadap program yang tersedia.
“Mudah-mudahan kerja sama dapat segera dilakukan agar anak-anak Kabupaten Tabalong juga dapat memperoleh kesempatan yang sama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa rencana kerja sama ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam memperkuat implementasi program Tabalong Smart yaitu Mencetak 15.000 Tenaga Terampil.
Pasalnya, program ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda Tabalong menjadi tenaga kerja kompeten dan siap bersaing di dunia industri.
Melalui kerja sama ini, diharapkan pelatihan vokasi yang terstruktur dan berbasis kebutuhan industri dapat mendorong lahirnya SDM unggul dan UMKM mandiri serta membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat Tabalong, baik di dalam maupun di luar daerah.
“Insya Allah kerja sama ini akan segera kami tindak lanjuti. Harapannya, melalui pelatihan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, akan tercipta UMKM yang mandiri dan tenaga kerja terampil dari Kabupaten Tabalong,” tegas H Fani.
Sebagai salah satu dari enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas milik Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, BBPVP Bekasi memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pelatihan kerja sejak berdiri pada tahun 1985 dengan nama CEVEST dan hingga kini terus berperan sebagai pusat peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional berbasis kebutuhan industri.
Inisiasi kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret percepatan peningkatan kualitas SDM Kabupaten Tabalong sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja daerah di tingkat regional dan nasional. (sah)






