Wabup Tabalong Apresiasi Upaya Pemdes Masukau Tingkatan Kualitas Keluarga

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf menghadiri penilaian peningkatan kualitas keluarga di Desa Masukau (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Peningkatan kualitas keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing dengan berbagai inovasi yang dikembangkan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat menghadiri penilaian pelaksanaan peningkatan kualitas keluarga di Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (05/05/2026).

Bacaan Lainnya

“Kami mengapresiasi pemerintah Desa Masukau beserta seluruh elemen masyarakat atas berbagai inovasi yang telah dikembangkan dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, penilaian ini tidak hanya melihat capaian yang telah diraih, juga sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program peningkatan kualitas keluarga yang selama ini telah berjalan.

“Kami menyadari bahwa masih terdapat beberapa indikator dalam Indeks Ketahanan Keluarga yang perlu menjadi perhatian dan terus kita tingkatkan bersama,” ujarnya.

Wabup menilai bahwa berbagai program dan kegiatan yang sudah dilakukan Pemdes Masukau menunjukkan komitmen dan kesungguhan dalam membangun keluarga tangguh dan berkualitas.

Selain itu, hal ini juga dibuktikan dengan capaian Masukau yang sudah ditetapkan sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau desa bebas dari buang air besar sembarangan sejak 2017 lalu.

“Ini bukti nyata keberhasilan dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang layak, yang tentunya menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Diharapkan, inovasi dan praktik yang sudah dilakukan di Desa Masukau dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Tabalong.

“Semoga melalui kegiatan penilaian ini kita dapat memperoleh masukan, saran, dan pembinaan yang konstruktif guna meningkatkan kualitas program pembangunan keluarga di Kabupaten Tabalong secara berkelanjutan,” harapnya. (sah)

Pos terkait