Bupati dan Wabup Mewisuda 1.540 Santri TK/TP Alquran se-Tabalong

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mewisuda santri TK/TP Alquran di halaman Pendopo Bersinar (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Ribuan santri TK/TP Alquran se-Kabupaten Tabalong mengikuti prosesi wisuda serentak di halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (23/09/2026).

Wisuda serentak ke-38 ini diselenggarakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tabalong. Prosesi wisuda dilakukan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor didampingi Ketua TP PKK Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani.

Bacaan Lainnya

Selain itu Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, didampingi Ketua GOW Tabalong, Nur Dewi Juliantini juga turut mewisuda para santri TK/TP Alquran.

Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf mewisuda santri TK/TP Alquran di halaman Pendopo Bersinar (foto: sah/sekata.id)

Ketua BKPRMI Tabalong, H Padhli mengatakan, ada sebanyak 1.540 orang santri TK/TP Alquran yang mengikuti wisuda serentak se-Tabalong.

“Kegiatan ini salah satu upaya kami mendukung program Tabalong Smart yaitu Religius, mudah-mudahan anak-anak nantinya menjadi anak yang beriman dan bertakwa, mempelajari dan mengamalkan Alquran,” katanya.

Ia juga menjelaskan, bahwa wisuda yang dilaksanakan bukan hanya sekadar seremoni, namun merupakan momentum syukur dan penghargaan atas perjuangan para santri generasi Qurani dalam mempelajari Alquran.

“Mari kita jadikan wisuda Santri TK Alquran ke-38 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun generasi Tabalong yang religius, qurani, berakhlak mulia, dan berilmu,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyampaikan, bahwa pendidikan agama bagi anak-anak menjadi perhatian penting bagi Pemkab Tabalong.

“Kita ingin anak-anak Tabalong tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, memahami agamanya dan memiliki pegangan dalam kehidupan,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya juga mendorong untuk ke depannya agar ada sertifikat kemampuan membaca Alquran bagi siswa SD sebagai salah satu persyaratan untuk melanjutkan pendaftaran ke SMP.

Menurutnya, kebijakan ini bertujuan untuk mengarahkan setiap anak yang menyelesaikan pendidikan dasar memiliki kemampuan dasar membaca Alquran.

“Ini bukan semata-mata soal sertifikat, yang lebih penting adalah bagaimana kita membiasakan anak-anak untuk dekat dengan Alquran sejak dini,” ujar sosok yang akrab disapa H Fani ini.

Ditegaskannya, bahwa upaya ini menjadi bagian komitmen Pemkab Tabalong dalam mewujudkan program prioritas khususnya Tabalong yang religius.

“Kita ingin pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik dan ekonomi, tetapi juga membentuk generasi yang beriman, berakhlak dan memiliki nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya. (sah)

Pos terkait