sekata.id, TANJUNG – Memasuki usia yang ke lima tahun, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tabalong dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Peningkatan ini terutama terkait dengan jumlah kunjungan ke sejumlah gerai layanan yang ada di MPP Tabalong terus bertambah setiap tahunnya.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tabalong, Rowi Rawatianice saat menggelar peringatan hari jadi ke-5 MPP Tabalong, Selasa (16/12/2025).
“Dalam lima tahun ini jumlah kunjungan ke gerai terus mengalami peningkatan, di tahun ini jumlah kunjungan per 15 November 2025 sebanyak 45.398,” jelasnya.
Rowi mengatakan, MPP Tabalong yang diresmikan Menpan RB Tjahjo Kumolo pada tanggal 14 Desember 2020 dengan jumlah gerai layanan sebanyak 26 gerai.
“Saat ini jumlah gerai layanan sebanyak 23 gerai. Ini merupakan tantangan terberat saat ini bagi kami sebagai pengelola MPP yang belum mampu menghadirkan layanan utuh terpadu satu pintu di MPP,” katanya.
Ia menambahkan, puluhan gerai layanan yang tersedia yang saat ini banyak kunjungan masyarakat yakni Disdukcapil sebanyak 16.601, UPPD Samsat 13.559, Disnaker 3.055, BPJS Kesehatan 2.802 dan Bank Kalsel 2.722.
“Gerai paling banyak menerima aduan masyarakat ada Disdukcapil lima aduan, UPPD Samsat empat aduan dan Disnaker tiga aduan. Semua aduan ini sudah ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, lima tahun perjalanan MPP bukan sekadar peringatan usia, tetapi momentum evaluasi yang jujur dan tegas terhadap kualitas pelayanan publik yang telah kita berikan kepada masyarakat.
“Saya berharap, pada usia lima tahun ini, Mal Pelayanan Publik Tabalong mampu naik kelas, tidak hanya sebagai pusat layanan administratif, tetapi sebagai role model pelayanan publik yang profesional, transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” katanya.
Terakhir, H Fani mengajak agar menjadikan MPP sebagai simpul strategis dalam peningkatan investasi daerah dengan pelayanan perizinan harus cepat, pasti dan akuntabel.
“Juga sejalan dengan visi Tabalong sebagai daerah yang ramah investasi dan berdaya saing,” tutupnya. (sah)






