Musrenbang RPJMD dan RKPD, Bupati Tabalong Minta Saran Masukan serta Kritik

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani membuka Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 di Pendopo Bersinar, Rabu (foto: prokopim tabalong)

sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar Musrenbang dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2026.

Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 ini secara resmi dibuka Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani di Pendopo Bersinar, Rabu (14/05/2025).

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam Musrenbang kali ini Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Ketua DPRD, Riza Fahlipi, perwakilan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tabalong, Arianto menjelaskan, RPJMD merupakan dokumen strategis lima tahunan yang memuat visi, misi tujuan, sasaran, strategi arah kebijakan dan program prioritas kepala daerah terpilih.

Sedangkan RKPD adalah dokumen perencanaan tahunan yang menjabarkan arah kebuakan dan sasaran RPJMD ke dalam prioritas pembangunan daerah, program, dan kegiatan yang akan dilaksanakan setiap tahun.

“Dengan demikian, RKPD menjadi instrumen operasional tahunan untuk mewujudkan target-target dalam RPJMD serta menjadi dasar penyusunan APBD,” jelasnya.

Menurut Arianto, Musrenbang ini bertujuan untuk menyepakati dan menyelaraskan rumusan isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah serta memperoleh masukan dan saran dalam rangka penyusunan kebijakan pembangunan jangka menengah tahunan di Kabupaten Tabalong.

Sehingga diharapkan dapat menyerap aspirasi, masukan dan saran dari berbagai elemen serta stakeholder di Tabalong agar sesuai dengan yang sasaran.

“Dengan demikian perencanaan yang disusun merupakan komitmen bersama dan menjadi acuan pelaksanakan pembangunan daerah secara berkesinambungan,” ujar Arianto.

Sementara, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyampaikan penyusunan RPJMD dan RKPD menjadi momentum strategis dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan di Tabalong.

“Ini juga sekaligus menyusun langkah-langkah konkret tahunan yang sejalan dengan visi jangka menengah tersebut,” ucapnya.

Sosok yang akrab disapa H Fani ini meminta agar dalam forum tersebut dapat menjadi wadah partisipatif, inklusif dan solutif dalam memberikan masukan, saran bahkan kritik yang konstruktif demi penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan.

“Semoga penyusunan RPJMD dan Musrenbang RKPD kali ini berjalan dengan lancar sehingga bisa menghasilkan kebijakan yang mendorong percepatan pembangunan menuju Tabalong Smart,” pintanya. (sah)

Pos terkait