Realisasi Belanja Modal Capai Baru 35 Persen, BPKAD Tabalong Ingatkan SKPD Percepat Pengajuan Pembayaran

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tabalong, H Husin Ansari (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Percepatan realisasi anggaran tahun 2026 terus didorong Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tabalong.

Pasalnya hingga 1 Oktober 2026 ini, realisasi belanja modal masih berada di kisaran 35 persen. Realisasi belanja APBD Tabalong 2026 hingga saat ini sudah mencapai 51,07 persen dari total anggaran sebesar Rp3,1 triliun.

Bacaan Lainnya

Kepala BPKAD Tabalong, H Husin Ansari menjelaskan, rendahnya realisasi belanja modal ini dipengaruhi sejumlah pekerjaan infrastruktur yang belum mengajukan pembayaran, walaupun proses pengadaannya sudah berjalan.

“Jadi kami terus memantau realisasi belanja dan juga mengingatkan seluruh SKPD untuk segera menyelesaikan pengadaan, pelaksanaan kegiatan serta pengajuan pembayaran,” jelasnya, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Husin, langkah ini sangat penting agar penyelesaian kegiatan dan pencairan anggaran tidak menumpuk menjelang akhir tahun, terlebih proses pencairan melalui sistem SP2D online memiliki batasan waktu dalam penyelesaiannya.

“Proses pencairannya akan kami maksimalkan semaksimal mungkin, jadi kami juga memberikan layanan secepatnya semaksimal mungkin agar tidak ada kendala dari sisi kami, dari sisi anggarannya sudah tersedia, dari sisi uangnya juga ada tersedia sehingga bisa langsung kita salurkan kepada pihak ketiga,” ujarnya.

Husin pun berharap, seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabalong bisa mengoptimalkan waktu yang tersisa untuk mempercepat penyelesaian kegiatan serta pengajuan pembayaran.

“Kami berharap percepatan ini mendukung pencapaian tujuh program per bupati dan wakil bupati, sekaligus memastikan anggaran yang sudah dialokasikan dapat direalisasikan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Tabalong,” harapnya. (sah)

Pos terkait