sekata.id, TANJUNG – Di awal tahun 2025, Kecamatan Bintang Ara berkesempatan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran (TA) 2026 di Halaman Kantor Camat Desa Usih Kecamatan Bintang Ara, Selasa (11/02/2025) pagi.
Camat Bintang Ara, Jati Akbar dalam sambutannya mengatakan, proses Musrenbang kali ini sudah berjalan dari tingkat desa hingga sampai pada tingkat kecamatan.
“Proses musrenbang hari ini sudah berjalan dari tingkat desa musdes, lalu ke kecamatan yakni musrenbang,” ujarnya.
Setidaknya akan ada 200 lebih usulan program yang nantinya dibahas bersama dengan usulan prioritas lebih banyak dibidang infrastruktur jalan.
“Dari sekian 200 usulan prioritas yang disampaikan memang yang lebih banyak atau yang mendominasi usulan di dinas PU dengan kurang lebih 130 usulan yang masuk, kebanyakan jalan baik jalan provinsi dan jalan kabupaten yang ada di desa,” ucap Camat Bintang Ara.
Di kesempatan yang sama, PJ Bupati Tabalong, Hamida Munawarah menyampaikan pentingnya perencanaan dan usulan prioritas yang disampaikan memang menjadi kebutuhan masyarakat secara luas khususnya di Bintang ara.
“Musrenbang RKPD Kecamatan ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan yang diambil relevan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan,” ujar PJ Bupati.
Ia mengatakan, penyusunan RKPD dalam jangka lima tahun kedepan nantinya akan dilakukan penyesuaian dengan visi misi oleh Bupati terpilih baru yang mana terhimpun dalam tagline smart.
“Sebagai gambaran bahwa RKPD Kabupaten Tabalong sampai lima tahun ke depan adalah ingin mewujudkan Tabalong Smart, Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan sesuai dengan visi misi dari Bupati Terpilih,” lanjutnya.
Dengan harapan Kabupaten Tabalong akan selalu berada digarda terdepan dalam melakukan inovasi dan kemajuan disemua bidang.
“Bersama dengan seluruh lapisan masyarakat, kita ingin mewujudkan Tabalong menjadi sebuah daerah yang sejahtera, berkembang dengan pesat, memiliki landasan religius yang kuat, dan selalu berada digaris terdepan dalam inovasi dan kemajuan,” timpalnya.
Diakhir dirinya berpesan melalui forum Musrembang hari ini dapat mengidentifikasi masalah untuk nantinya usulan prioritas pembangunan dapat dimasukkan dan dilaksanakan.
“Melalui Musrembang ini kita bisa melakukan identifikasi masalah dan prioritas, kemudian mengusulkan program pembangunan apa saja yang akan dijalankan, sembari menyelaraskan antara usulan dari kecamatan dengan program pemerintah daerah, hingga nanti setelah melalui pembahasan, akan ditetapkan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan, serta estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk setiap program atau kegiatan,” terang Hamida. (Ihn)






