Hari Pertama Sekolah di PAUD Darut Tahfidz, Para Peserta Didik Dikunjungi Bunda Paud Tabalong

Kunjungan Bunda Paud Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani di hari pertama sekolah di PAUD Darut Tahfidz (foto: paud darut tahfidz)

sekata.id, TANJUNG – Para peserta didik di PAUD Darut Tahfidz yang berada di Jalan Padat Karya, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, kembali masuk sekolah.

Mengawali hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang, PAUD Darut Tahfidz menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para peserta didiknya.

Bacaan Lainnya

Hari pertama masuk sekolah di PAUD Darut Tahfidz ini menjadi momentum spesial karena mendapat kunjungan oleh Bunda PAUD Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani.

Turut hadir Kabid Paud dan Dismas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong, H Ahmad Syamsi serta Tim Pokja Bunda Paud Tabalong.

Kedatangan rombongan Bunda Paud Tabalong ini untuk menyapa para siswa yang baru masuk sekolah untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru dan memberikan semangat bagi para guru yang mendidik peserta didik.

Selain itu, Bunda Paud Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani juga membagikan bingkisan kepada para siswa berupa peralatan sekolah dan makanan.

“Hari ini 14 Juli 2024 kegiatan MPLS sceara resmi dibuka oleh Bunda Paud Tabalong. Jadi pertama diawali di PAUD Darut Tahfidz,” jelas Kabid Paud dan Dismas Disdikbud Tabalong, H Akhmad Syamsi.

Lebih lanjut, Bunda Paud Tabalong juga nantinya akan kembali mengunjungi sekolah lainnya yang ada di Bumi Saraba Kawa.

“Mungkin besok beliau (Bunda Paud) akan ada kunjungan ke TK-TK lain dan hari ini di sini untuk pertamanya,” lanjut Syamsi.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga menyerahkan bantuan berupa satu unit laptop dan alat permainan edukatif dalam.

Sementara itu, Kepala PAUD Darut Tahfidz, Annisa Zumaidah mengatakan, pihaknya mempunyai jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK), kelompok bermain dan tempat penitipan anak (TPA).

“Kami disini mendidik anak-anak mulai dari usia dua tahun sampai tujuh tahun dengan pembelajaran hafalan, shalat dhuha, mengaji serta pembelajaran Deep Learning,” katanya.

Diungkapkannya, total peserta didik berjumlah 65 orang yang masing-masing 25 orang TK A dan TK B, tujuh orang kelompok bermain dan delapan orang TPA.

“Itu termasuk peserta didik yang baru dan ada dua anak hebat. Kami di sini total guru ada sembilan orang dan semuanya honor,” ungkapnya.

Annisa menjelaskan, kegiatan MPLS dihari pertama dimulai dengan perkenalan guru dan peserta dengan peserta didiknya lainnya.

“Alhamdulillah semua peserta didik yang baru sudah aktif dan berani tampil,” jelasnya.

MPLS ini direncanakan akan berlangsung elama dua minggu  dengan kegiatan pengenalan lingkungan ruangan kelas, pengenalan alat permainan luar dan dalam.

Lalu, makan bubur bersama dengan melibatkan seluruh orang tua peserta didik, tour mini untuk pengenalan lingkungan di sekitar sekolah seperti tempat ibadah.

“Setelah itu MPLS kelas, jadi peserta didik belum difokuskan dengan pembelajaran dan kami arahkan anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru,” ujarnya. (sah)

Pos terkait