Membanggakan, Tabalong Raih Juara I se-Kalsel dan Peringkat 12 Nasional dalam Pengelolaan Sampah

Tabalong meraih prestasi tingkat regional dan nasional dalam ajang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah tahun 2025 (foto: diskominfo tabalong)

sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota tahun 2025.

Dalam ajang ini, Tabalong berhasil meraih juara I se-Kalimantan Selatan dan peringkat 12 nasional serta memperoleh predikat Menuju Kabupaten Bersih.

Bacaan Lainnya

Penghargaan ini pun diserahkan Menteri Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq kepada Bupati Tabalong dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Jakarta, Rabu (25/02/2026).

Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 ini mengusung tema Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup RI bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Rakornas tersebut digelar bertujuan untuk mendorong percepatan penyelesaian permasalahan sampah secara masif dan terintegrasi dari hulu hingga hilir di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan Rakornas mendampingi Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong, Erfin Nirza Siregar beserta jajarannya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota Tahun 2025, terdapat beberapa indikator utama yang menjadi dasar penilaian.

Indikator utama penilaian ini di antaranya aspek anggaran dan kebijakan dengan nilai 17, sumber daya manusia dan fasilitas pengelolaan sampah dengan nilai 23,67 serta capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan dengan nilai 27,64.

Dari keseluruhan indikator utama dasar penilaian ini, Tabalong berhasil meraih total nilai 68,30, yang mengantarkan pada capaian peringkat membanggakan di tingkat provinsi dan nasional.

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani pun menyampaikan ucapan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang telah diraih ini.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Juara I se-Kalimantan Selatan dan Peringkat 12 nasional merupakan hasil dari kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi seluruh pihak, khususnya Dinas Lingkungan Hidup beserta jajarannya,” ucapnya.

Menurut H Fani, prestasi ini bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Tabalong.

Ke depan pihaknya akan menyusun langkah-langkah strategis dan kolaboratif antara DLH, seluruh SKPD, dunia usaha, serta masyarakat guna memperkuat penanganan sampah dari sektor hulu hingga hilir.

“Kebersihan daerah merupakan cerminan kemajuan peradaban masyarakat. Oleh karena itu, upaya menjaga lingkungan hidup harus menjadi komitmen bersama dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Tabalong,” ujarnya. (sah)

Pos terkait