Tingkatan Kesehatan Pelajar dan Balita, Puskesmas Panaan Luncurkan Inovasi Sigap ISPA Serta SK Anak Sekolah

Puskesmas Panaan melalui dua inovasi yakni Sigap ISPA dan SK Anak Sekolah dalam meningkatkan kesejahteraan pelajar dan balita (foto: puskesmas panaan)

 

sekata.id, TANJUNG – Puskesmas Panaan di Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong meluncurkan dua inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dua inovasi ini yakni Sistem Gerak Aktif Pantau ISPA Balita (Sigap ISPA) dan Skrining Kesehatan Anak Sekolah Berbasis Digital (SK Anak Sekolah).

Kedua inovasi ini digagas oleh Ridhani dan Norhalisa Rahmadina selaku tenaga kesehatan Puskesmas Panaan sebagai bentuk penguatan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan yang lebih menyeluruh melalui deteksi dini penyakit, pencegahan komplikasi, serta peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Fokus utamanya meliputi pencegahan dan deteksi dini Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pneumonia pada bayi dan balita, anemia pada remaja dan pelajar, serta penyakit menular lainnya.

Kepala Puskesmas Panaan, dr Iqbal Fida Maulana mengatakan, angka kesehatan bayi, balita, dan anak usia sekolah tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial masyarakat.

“Kedua inovasi ini hadir secara terintegrasi agar pelayanan kepada bayi, balita, dan pelajar dapat dilakukan secara menyeluruh, berkesinambungan, serta mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya, Jumat (31/07/2026).

Melalui Sigap ISPA, tenaga kesehatan melakukan pemantauan aktif terhadap bayi dan balita yang mengalami gejala ISPA maupun pneumonia.

Program ini bertujuan membantu deteksi dini tanda dan gejala penyakit, mempercepat proses penyembuhan melalui pemantauan berkala, serta memastikan pasien mendapatkan penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat dicegah.

Sedangkan, SK Anak Sekolah merupakan sistem skrining kesehatan berbasis digital yang memudahkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik di sekolah.

“Program ini diharapkan mampu mendeteksi lebih awal berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat,” ungkapnya.

Puskesmas Panaan juga terus menindaklanjuti berbagai persoalan yang masih ditemukan di wilayah kerjanya. Di antaranya masih terdapat orang tua yang belum membawa bayi atau balitanya yang sakit ke fasilitas pelayanan kesehatan, serta adanya penolakan sebagian orang tua terhadap pelaksanaan skrining kesehatan anak di sekolah.

“Kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar seluruh bayi, balita, dan anak usia sekolah memperoleh hak atas pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan dan skrining kesehatan secara berkala,” ucapnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan bagi bayi, balita, dan pelajar menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sejalan dengan visi pembangunan Tabalong Smart.

Pelaksanaan Sigap ISPA dan SK Anak Sekolah juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten Tabalong melalui peningkatan akses pelayanan kesehatan anak.

Keberhasilan inovasi ini didukung berbagai pihak, mulai dari Pemkab Tabalong, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Kepala Puskesmas Panaan, pemerintah Kecamatan Bintang Ara, pemerintah desa di wilayah kerja Puskesmas Panaan, kader kesehatan, hingga seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Selain dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia agar mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.

“Melalui dua inovasi ini, kami berharap dapat menghadirkan standar baru pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas, sekaligus menjadi penggerak peningkatan kualitas kesehatan bayi, balita, dan anak usia sekolah di Kabupaten Tabalong,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan kedua inovasi ini agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Tabalong Smart. (sah)

Pos terkait