Permudah Akses Informasi JKN ke Masyarakat, Pemkab Tabalong Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Tabalong dengan BPJS Kesehatan Cabang Barabai dalam mempermudah akses masyarakat terhadap informasi status kepesertaan JKN (foto: sah/sekata.id)

 

sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Barabai dalam rangka mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal ini ditandatangani dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Nancy Agitha berlangsung di Balai Dandung Suchrowardi, Rabu (19/08/2026).

Penandatanganan kerja sama ini langsung disaksikan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani. Kerja sama ini juga masuk dalam rangkaian sosialisasi terkait Mekanisme Penyampaian Informasi Status Kepesertaan JKN di setiap desa kelurahan di Tabalong.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Nancy Agitha mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi status kepesertaan JKN secara cepat, tepat, dan akurat.

“Ini juga mendukung program JKN dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Ia juga berharap melalui penandatanganan kerja sama ini pemerintah desa kelurahan di Tabalong dapat secara aktif menyampaikan informasi status kepesertaan JKN ke masyarakat.

“Jadi masyarakat bisa memperoleh informasi yang cepat, tepat, dan akurat mengenai status kepesertaan JKN, sehingga terwujudnya pelayanan Program JKN yang semakin optimal bagi seluruh masyarakat Tabalong,” harap Nancy.

Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengungkapkan, pemerintah daerah terus berkomitmen memastikan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan dengan baik.

“Salah satunya dengan memastikan masyarakat mengetahui status kepesertaan JKN, apakah masih aktif, nonaktif, atau mengalami perubahan status,” ungkapnya.

Komitmen ini juga dibuktikan melalui program prioritas yakni Tabalong Pasti Sehat salah satunya dengan menyiapkan anggaran 100 persen UHC bagi masyarakat.

“Kami berupaya supaya masyarakat ini dengan KTP saja, semua bisa untuk berobat, asal ber-KTP Tabalong,” ujar H Fani sapaan akrab Bupati Tabalong.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani menyampaikan bahwa jumlah kepesertaan JKN saat ini cukup tinggi dan tersebar di berbagai wilayah di Tabalong.

Hal ini sebagaimana data dari aplikasi SIKS NG Kementerian Sosial RI untuk rekap Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Tabalong yang dialokasikan melalui APBN Kemensos RI sebanyak 51.035 jiwa.

Puluhan ribu jiwa ini meliputi PBI JK aktif sebanyak 50.974 jiwa, bayi baru lahir (BBL) 57 jiwa dan SK Reaktivasi ada empat jiwa, sedangkan ada 187 jiwa yang dilakukan penghapusan yakni PBI JK 175 jiwa, BBL satu jiwa serta Reaktivasi satu jiwa.

“Dengan adanya dinamika perubahan data yang cukup cepat dan dipengaruhi berbagai faktor mulai dari perubahan desil pada DTSEN yang ditetapkan BPS setiap tiga bulan sekali, sehingga perlu komunikasi yang efektif dan efisien,” ucapnya.

Syam’ani juga berharap agar sistem penyampaian informasi status kepesertaan JKN dapat berjalan semakin efektif, cepat, tepat sasaran, transparan dan berkelanjutan.

“Kita juga berharap koordinasi antara Dinsos P3AP2KB, Dinkes, BPJS Kesehatan, kecamatan, pemerintah desa kelurahan dan masyarakat semakin kuat agar pengelolaan kepesertaan dapat diidentifikasi dan diselesaikan bersama-sama,” harapnya. (sah)

Pos terkait