sekata.id, TANJUNG – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG).
Rakor Evaluasi PUG ini diikuti sebanyak 80 peserta terdiri dari tim teknis anggaran responsif gender (ARG), Pokja PUG, staf bidang pemberdayaan perempuan (PP) dan Kualitas Keluarga (KK) berlangsung di Gedung Informasi Pembangunan, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka Bupati Tabalong yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda Tabalong, Ach Rahadian Noor dan diikuti Camat Tanjung, Abdul Wahid, Camat Murung Pudak, H Rony Saputra serta pejabat lainnya.
Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani mengatakan, rakor evaluasi ini sebagai wadah koordinasi, konsultasi, evaluasi, dan penguatan komitmen bersama dalam pelaksanaan PUG.
“Jadi ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan PUG di perangkat daerah hingga merumuskan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan pelaksanaan PUG di Tabalong,” katanya.
Syam’ani berharap melalui rakor ini tersedianya SK focal point SKPD Tabalong sebagai dasar penguatan peran serta koordinasi Focal Point PUG pada masing-masing SKPD.
“Juga teridentifikasinya permasalahan dan kendala serta rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan PUG di Kabupaten Tabalong,” harapnya.
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda Tabalong, Ach Rahadian Noor mengatakan, rakor ini sangat penting sebagai upaya mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam pelaksanaan PUG.
“Pertemuan ini penting untuk melihat sejauh mana upaya yang sudah kita lakukan, apa yang masih perlu diperbaiki, dan langkah apa yang perlu kita siapkan ke depan,” katanya saat membacakan sambutan tertulis Bupati Tabalong.
Menurutnya, pelaksanaan PUG perlu menjadi perhatian seluruh perangkat daerah karena merupakan bagian dari cara merencanakan dan menjalankan pembangunan, bukan sekadar memenuhi dokumen atau menyelesaikan kewajiban administrasi.
“Kita perlu memastikan bahwa kebijakan dan program yang disusun benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua untuk berkembang,” ujarnya.
Rahadian juga berharap hasil evaluasi hari ini dapat menjadi bahan perbaikan yang nyata untuk perencanaan pembangunan berikutnya.
“Mudah-mudahan rapat koordinasi ini menghasilkan kesepahaman dan langkah tindak lanjut yang jelas, sehingga pelaksanaan pengarusutamaan gender di Tabalong semakin baik dari tahun ke tahun,” harapnya. (sah)






