Bupati Tabalong Tekankan Pengelolaan Data Unsur Penting Pembangunan Daerah

Bupati Tabalong membuka secara resmi Workshop Satu Data Desa di Pendopo Bersinar, Kamis (12/03/2026) (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong menggelar Workshop Satu Data Desa di Pendopo Bersinar, Kamis (12/03/2026) pagi.

Workshop ini digelar dalam rangka untuk menguatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data, penyusunan metadata, dan standarisasi data pada aplikasi SmartDesa.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini secara resmi dibuka Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dengan para peserta perwakilan kecamatan, seluruh kepala desa, dan operator SmartDesa se-Tabalong.

Kepala DPMD Tabalong, Adityapula Nugraha mengatakan, bahwa ini salah satu upaya mensosialisasikan kebijakan Satu Data Indonesia serta peran BPS dan pemerintah daerah dalam pembinaan statistik desa.

“Juga, kami mendorong digitalisasi data dasar dan data strategis desa serta mendukung akselerasi implementasi program Desa Cantik dan Satu Data Desa di Kabupaten Tabalong,” katanya.

Para peserta Workshop Satu Data Desa berjumlah 254 orang yang terdiri dari 121 kepala desa dan 121 operator SmartDesa dan 12 orang perwakilan dari kecamatan.

“Sedangkan materi terkait kebijakan Desa Cantik dan Sensus Ekonomi tahun 2026, praktik aplikasi SmartDesa. Juga ada diskusi teknis terkait kendala dan solusi pengelolaan data desa,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengungkapkan, bahwa data saat ini menjadi salah satu unsur yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan.

Pasalnya, data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan akan membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan Workshop Satu Data Desa ini, kita ingin memperkuat pengelolaan data di tingkat desa agar lebih tertib, terintegrasi, dan mudah diakses,” ungkapnya.

Bupati pun berharap, para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam pengelolaan data desa, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan hingga pemanfaatannya dalam mendukung pembangunan desa dan daerah.

“Saya juga mengajak seluruh pemerintah desa, kecamatan, dan perangkat daerah terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama, sehingga sistem Satu Data Desa di Tabalong dapat berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” harapnya. (sah)

Pos terkait