Kabut Asap Masih Selimuti Tabalong, Kalak BPBD Pastikan Nihil Kejadian Karhutla

Kalak BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi memimpin operasi pemadaman kebakaran lahan di Desa Madang, Kecamatan Muara Harus, Tabalong (foto: bpbd tabalong)

 

sekata.id, TANJUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengaku belum ada menerima laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tabalong.

Bacaan Lainnya

Walaupun di tengah kondisi kabut asap cukup pekat yang menyelimuti di wilayah Tabalong, namun menurut BPBD masih tergolong wilayah yang aman dari ancaman Karhutla.

Dari pantauan satelit melalui Sistem Pemantauan Karhutla (Sipongi) bahwa untuk di wilayah Kabupaten Tabalong hanya terdapat satu hotspot.

“Hotspot terdeteksi hari ini berada di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, sehingga kemungkinan besar itu bukan titik api,” kata Kalak BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, Sabtu (03/10/2026).

Menurut Haris, kondisi kabut asap dengan nihilnya kejadian Karhutla dan berdasarkan data Sipongi, diperkirakan asap yang pekat ini muncul karena terbawa angin yang masuk ke wilayah Tabalong.

Citra sebaran asap berdasarkan citra satelit himawari per 3 Oktober 2026 pukul 17.00 Wita, terdeteksi asap di wilayah Kalimantan Selatan bagin Barat dan Utara.

Arah angin di wilayah Kalsel umumnya dari Timur Tenggara dengan kecepatan 5-15 knot. Wilayah yang terdampak asap yaitu Kota Banjarmasin, Kab. Banjar, Barito Kuala, Tapin, HSS, HSU, dan Tabalong.

“Dari analisa BMKG terdeteksi adanya asap di wilayah Kalsel bagian barat, utara dan arah angin dari timur tenggara dengan kecap 5-15 knot sehingga gerakan angin sampai ke Tabalong,” ujar Haris.

Ia juga mengimbau masyarakat Tabalong untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang menurunkan kualitas udara, bahkan berakibat terhadap kesehatan.

“Jadi, masyarakat terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker,” imbaunya. (sah)

Pos terkait