Libatkan APH Razia Kamar Hunian Warga Binaan, Petugas Rutan Tanjung Temukan Sejumlah Barang Terlarang

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang turun langsung lakukan razia ke kamar hunian warga binaan (foto: humas rutan tanjung)

 

sekata.id, TANJUNG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan melakukan razia ke kamar hunian dan tes urine para warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu (19/09/2026).

Bacaan Lainnya

Razia tersebut menindaklanjuti instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) sebagai langkah deteksi, sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Tanjung.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, pejabat struktural, dan petugas Rutan Tanjung, personel Brimob dari Satuan Batalyon C Pelopor, Polres Tabalong, Polsek Tanjung, Kodim 1008/Tabalong, serta BNNK Tabalong.

Razia ini pun diawali apel bersama dipimpin Karutan dengan arahannya yang menekankan pentingnya pelaksanaan razia secara profesional dan sesuai prosedur sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Setelah apel bersama, tim gabungan melaksanakan razia secara menyeluruh ke area blok hunian. Pemeriksaan dilakukan pada sejumlah area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.

Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di antaranya tali, baterai bekas, paku, korek api, gesper, serta sikat gigi berbahan plastik.

Selanjutnya, 25 warga binaan dan 25 petugas Rutan Tanjung yang dipilih secara acak menjalani tes urine. Pemeriksaan dilakukan BNNK Tabalong sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang mengatakan bahwa pelaksanaan razia dan tes urine merupakan bentuk tindak lanjut atas instruksi pimpinan sekaligus komitmen Rutan Tanjung dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan kondisi Rutan tetap aman, tertib, dan kondusif. Sinergi dengan APH akan terus kami perkuat, baik melalui razia maupun deteksi dini seperti tes urine. Hasil hari ini seluruh peserta dinyatakan negatif dan kami akan terus melakukan pengawasan secara konsisten,” katanya, Senin (21/09/2026).

Karutan menegaskan, razia serta tes urine tersebut sebagai langkah memperkuat pengawasan dan deteksi dini sekaligus membangun sinergi berkelanjutan dengan APH.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang serta penyalahgunaan narkotika, sehingga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Tanjung senantiasa terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Perwakilan BNNK Tabalong, dr Dian Riani menambahkan bahwa pelaksanaan tes urine menjadi salah satu langkah penting dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

“Pemeriksaan kali ini, sebanyak 50 orang yang terdiri dari petugas dan warga binaan mengikuti tes urine dan seluruh hasilnya negatif. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” tambahnya. (sah)

Pos terkait