sekata.id, TANJUNG – Musrenbang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027 digelar di Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong tepatnya di halaman Kantor Camat, Rabu (04/02/2026) pagi.
Musrenbang ini dihadiri Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, didampingi anggota DPRD Tabalong, H Pahmi dan Khairullah, sejumlah kepala SKPD serta pejabat terkait lainnya.
Camat Pugaan, Farith Yusriyanur Riza menyampaikan, Musrenbang kali ini mengajukan sebanyak 57 usulan dari total tujuh desa di Pugaan.
Usulan-usulan ini dengan rincian, untuk Desa Sei Rukam I ada empat usulan, Halangan tujuh usulan, Pugaan dua usulan, Tamunti 16 usulan, Sei Rukam II tiga usulan, Jirak 12 usulan dan Pampanan 13 usulan.
“Dari semua usulan yang kami ajukan ada sebanyak 25 skala prioritas, namun juga kami sampaikan ada tiga poin yang menjadi usulan dengan skala super prioritas,” ucapnya.
Tiga usulan skala super prioritas ini yakni agenda Musabaqah Tilawatil Quran ke-61 di Kecamatan Pugaan yang perlu adanya perhatian.
Pasalnya, Pugaan tidak memiliki lahan yang luas untuk menjadi tempat pelaksanaan MTQ, kecuali di halaman Kantor Camat yang kini sudah tidak memadai.
“Tahun ini MTQ (tuan rumah) di Kecamatan Pugaan karena tidak ada lahan lain yang akan dijadikan tempat MTQ, kecuali halaman kantor kecamatan,” ungkap Farith.
Selanjutnya, mengenai keberlanjutan program Jirak Food Cluster (Jifoc) untuk mengatasi permasalahan areal persawahan yang tergenang air.
Keberadaan Jifoc ini bertujuan untuk pengembangan kawasan ketahanan pangan dari pemerintah Desa Jirak untuk mengatasi situasi dan kondisi lahan pertanian yang belum bisa maksimal dimanfaatkan baik petani di Jirak, Sei Rukam II dan Pampanan.
“Kelanjutan Jifoc ini akan sangat bermanfaat guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang pastinya berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat ataupun PAD (Desa) bagi antar desa,” jelasnya.
Terakhir, peningkatan jalan penghubung antar Desa Halangan RT 3, Pugaan RT 5 dan Sei Rukam I yang kondisinya rendah, sehingga sering terendam air yang membuat warga Pugaan RT kesulitan dan harus memutar jauh.
“Sehubungan dengan usulan-usulan disampaikan, cuma yang sangat urgen diusulkan adalah rencana MTQ, peningkatan jalan dan kelanjutan Jifoc di tahun 2026,” ujarnya. (sah)






