sekata.id, TANJUNG – Calon jemaah haji asal Kabupaten Tabalong yang akan melakukan perjalanan ibadah tahun 2026 ke Tanah Suci Mekkah, tercatat sebanyak ratusan orang.
Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tabalong, H Nabhan Fansuri saat diwawancarai sejumlah awak media, Senin (30/03/2026).
“Untuk jumlah jemaah haji sampai hari ini ada 610 orang, jadi itu sudah masuk dalam usulan manifes haji,” ungkap Fansuri.
Tahapan rangkaian pembinaan ibadah haji saat ini memasuki tahapan akhir yaitu penutupan manasik haji terintegrasi yang sudah dilaksanakan empat kali di tingkat kecamatan dan satu kali di tingkat kabupaten.
“Untuk pembinaan sudah selesai, tetapi kami tetap melakukan pembinaan internal dengan dinas kesehatan, sekaligus untuk memantau terus jemaah haji karena masa pemberangkatan masih ada waktu kurang lebih satu bulan lagi,” katanya.
Dijelaskannya, setelah tahapan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, terdapat satu jemaah yang meninggal dunia dan satu menunda keberangkatan.
“Satu jemaah meninggal dan sudah digantikan jemaah cadangan yang dinaikkan porsinya, kemudian ada satu menunda karena alasan tugas,” jelasnya.
Sementara untuk kesiapan kesehatan calon jemaah haji Tabalong dari Dinkes atau dokter kloter terus melakukan pemetaan terhadap kondisi jemaah.
“Tahapan pelaksanaan kesehatan saat ini proses vaksinasi, setelah itu nanti ada tes kebugaran di masing-masing puskesmas,” ujarnya.
Diketahui, jadwal dan kloter keberangkatan calon jemaah haji Tabalong terbagi dalam dua kloter yakni kloter BDJ 03 yang akan masuk asrama 26 April 2026 dan BDJ 19 yang akan masuk pada 19 Mei 2026. (sah)






