sekata.id, TANJUNG – Polres Tabalong melakukan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan Blue Light Patrol guna memastikan kondusivitas selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriyah, Selasa (04/03/2025) dini hari.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keamanan dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan beristirahat dengan nyaman.
Patroli dipimpin Kasiwas Polres Tabalong, AKP Mohsoni yang melibatkan 10 personel gabungan dari fungsi Samapta dan Satlantas Polres Tabalong. Lokasi yang menjadi fokus pengawasan meliputi Taman Giat Kota Tanjung, sepanjang Jalan Nan Sarunai, dan sepanjang Jalan PHM Noor.
Mohsoni mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi balapan liar yang sering kali dilakukan oleh para remaja setelah sahur ataupun menjelang subuh.
Selain melakukan patroli dan memberikan imbauan, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap beberapa remaja yang diduga akan melakukan balapan liar.
Pemeriksaan mencakup kelengkapan kendaraan bermotor, termasuk surat-surat kendaraan serta standar keselamatan yang harus dipenuhi.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada para pemuda agar tidak melakukan balapan liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelas AKP Mohsoni.
Ia menambahkan, jika ditemukan indikasi pelanggaran, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan sebagai upaya penegakan hukum.
“Harapannya, kegiatan ini dapat memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman dan beribadah dengan khusyuk di bulan Ramadhan ini,” tambahnya.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas, Iptu Joko Sutrisno mengatakan, bahwa patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran polri dalam menjaga keamanan masyarakat selama ramadhan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terganggu oleh aksi balapan liar atau gangguan keamanan lainnya,” katanya.
Polres Tabalong akan terus melakukan patroli malam dan dini hari agar situasi Kamtibmas tetap terkendali sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya balapan liar dan gangguan Kamtibmas lainnya.
“Semoga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beristirahat dan beraktivitas di malam hari dan meningkatkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda, untuk tidak melakukan aksi yang membahayakan diri dan orang lain,” ungkap Joko.
Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat terutama para pemuda untuk tidak terlibat dalam aksi balapan liar. Selain membahayakan keselamatan, kegiatan ini juga dapat mengganggu ketertiban umum di bulan ramadhan.
“Jika menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” imbau Joko. (sah)






