Diduga Akibat Korsleting Listrik, Blok Hunian di Kompleks Pertamina Tabalong Terbakar

Kebakaran terjadi di Kompleks Pertamina Blok S11 RT 20, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong (foto: bpbd tabalong)

sekata.id, TANJUNG – Peristiwa kebakaran terjadi di Kompleks Pertamina Blok S11 RT 20, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (09/03/2026) pagi.

Peristiwa kebakaran ini membakar Blok S11 bangsal hunian 16 pintu serta yang terdampak ada sebanyak 14 pintu hunian yang ditempati masyarakat umum.

Bacaan Lainnya

Musibah ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita yang sempat ramai beredar di sejumlah grup sosial media di Tabalong yang menghebohkan masyarakat Bumi Saraba Kawa.

Camat Murung Pudak, Rony Saputra membenarkan, peristiwa kebakaran yang terdampak merupakan aset milik PT Pertamina

“Jadi ada terdapat 14 buah rumah yang terbakar dan 9 keluarga yang terdampak peristiwa kebakaran ini,” ungkap Roni saat ditemui di lokasi peristiwa kebakaran.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Yulisdayanti (51) warga setempat kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Saksi melihat asap tebal disertai kobaran api berasal dari bagian atap rumah milik Yulianto (60). Saat kejadian pun pemilik rumah tidak berada di tempat.

“Korban saat kejadian sedang menjalani kontrol dan terapi kesehatan di Rumah Sakit Pertamina sejak awal pagi,” jelasnya.

Selain itu, saksi Gunawan Widodo (58) berupaya membantu memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun karena rumah dalam keadaan terkunci dan tidak dapat didobrak, sehingga api cepat membesar dan membakar bagian atap rumah serta merambat ke bangunan rumah di sekitarnya.

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera berupaya menyelamatkan barang-barang milik mereka dan meminta bantuan warga lainnya.

Selanjutnya warga menghubungi BPBD Kabupaten Tabalong serta pihak pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

Sekitar pukul 11.50 Wita, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh gabungan Damkar Pertamina, Damkar Kabupaten Tabalong, BPBD Kabupaten Tabalong, serta relawan UPBS gabungan wilayah tengah dan selatan.

Sementara itu, Kapolsek Murung Pudak, AKP Sunaryo mengatakan, pihaknya mendatangi dan mengamankan lokasi TKP dan meminta keterangan para saksi setelah menerima laporan masyarakat.

Kapolsek mengatakan, dugaan sementara bahwa titik api berasal dari rumah milik Yulianto yang kemungkinan disebabkan oleh arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar 335 juta Rupiah, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut,” tambah Naryo. (sah)

Pos terkait