Eks RS Usman Dundrung Bakal Dijadikan Kampus, Tim PSDKU ULM Lakukan Peninjauan

Tim PSDKU Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meninjau rencana pendirian kampus yang memanfaatkan eks bangunan RS Usman Dundrung (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Tim Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meninjau lokasi rencana pendirian Kampus PSDKU di Kabupaten Tabalong, Kamis (18/06/2026).

Rencana pendirian kampus PSDKU ULM di Tabalong ini akan memanfaatkan bekas bangunan Rumah Sakit Usman Dundrung di Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Kecamatan Tanjung, Tabalong.

Bacaan Lainnya

Rombongan tim dipimpin Ketua Tim PSDKU ULM, Muhammad Anshar Nur beserta jajarannya, didampingi Tim PSDKU Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana dan sejumlah pejabat Pemkab Tabalong terkait.

Tim PSDKU ULM meninjau bangunan bekas RS Usman Dundrung yang akan dimanfaatkan untuk perencanaan penataan ruang kuliah, ruang dosen, ruang administrasi hingga ruang perpustakaan.

Ketua Tim PSDKU ULM, Muhammad Anshar Nur mengatakan, bahwa bekas bangunan RS Usman Dundrung sudah layak untuk dijadikan kampus.

Hanya saja ada beberapa aspek yang perlu dilakukan penataan seperti tempat ruang kuliah, ruang dosen serta penunjang lainnya.

“Sudah layak untuk dijadikan kampus, ruangan cukup, tingggal barangkali kita akan mendesain dan menata, kira-kira mana ruang kuliah, mana ruang laboratorium, mana ruang dosen, ruang administrasi, dan seterusnya,” katanya.

Setelah melakukan peninjauan langsung, pihaknya akan menyusun instrumen dokumen yang diperlukan seperti penyusunan borang dan pemenuhan kelengkapan administratif PSDKU.

“Setelah kita susun, nanti kita akan ajukan permohonan kepada Senat ULM untuk meminta rekomendasi persetujuan dan akan kami ajukan permohonan ke kementerian untuk program studi Teknik Lingkungan dan Teknik Sipil,” jelasnya.

Pengajuan untuk dua program studi ini ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI akan dilakukan evaluasi.

“Nanti kita akan tunggu nanti bagaimana evaluasi dari kementerian, kalau misalnya masih ada perbaikan-perbaikan saja, kita lengkapi lagi sampai nanti ujungnya, kalau sudah clear semua administrasinya, berarti kita tinggal menunggu evaluasi lapangan. Nanti akan ditinjau oleh asesor,” lanjut Anshar.

Di kesempatan yang sama, Tim PSDKU Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana menjelaskan bahwa latar belakang pendirian fasilitas pendidikan seperti PSDKU guna mendukung visi pembangunan daerah Tabalong Smart.

“Jadi ini bagian dari visi pembangunan daerah khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur pendidikan tinggi,” jelasnya.

Adapun hasil peninjauan Tim PSDKU ULM ini terdapat catatan rekomendasi untuk penataan ukuran ruang kelas, fasilitas internet hingga buku-buku perpustakaan.

“Apa yang menjadi catatan dari Tim PSDKU ULM akan kami upayakan dipenuhi agar saat submit dokumen di September nanti sudah lengkap semua,” tambah Judid. (sah)

Pos terkait